Iklan

Detik
Pemprov
Kepala Cabang PT Solid Gold Berjangka Cabang Palembang, Eko Nurwanto saat paparan dalam kegiatan edukasi dengan media
Kepala Cabang PT Solid Gold Berjangka Cabang Palembang, Eko Nurwanto saat paparan dalam kegiatan edukasi dengan media (maya/detiksumsel.com)

Solid Gold Kenalkan Produk Perdagangan Berjangka

Palembang, Detik Sumsel – Palembang mempunyai pasar yang bagus untuk perdagangan produk pasar berjangka.

Hal ini diungkapkan Ahmad Fauzi, Direktur Kepatuhan PT. Solid Gold saat Paparan Kinerja dan Edukasi Perdagangan Berjangka Komoditi di kantor PT Solid Gold Berjangka (SGB) cabang Palembang, Jumat (17/07).

Ditambahkanya, sejak per 2019 lalu Solid Gold sudah tercatat sebagai pialang teraktif di Indonesia. Selain di Palembang, di Sumatera juga ada di Lampung, Medan, lainnya, Makasar dan Manado.

Untuk potensi, menurut dia, Palembang bagus pendapatannya, investor disini nggak usah kemana-mana,”Disini, ada kopi yang bisa jadi komoditas di Muara Enim,”jelas dia.

Berdasarkan laman resminya, www.sg-berjangka.com, PT Solid Gold Berjangka merupakan perusahaan yang bergerak dibidang keuangan. Salah satu perusahaan pialang yang menyediakan sistem perdagangan online dengan hasil bunga dan likuiditas yang tinggi.

Keberadaan perusahaan secara resmi di bawah Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (BAPPEBTI), anggota dari Bursa Berjangka Jakarta (BBJ) dan Kliring Berjangka Indonesia.

Baca Juga :   Selama Pandemi Covid-19, Penjualan KPR Turun Hingga 80 Persen

Adapun produk yang ditawarkan ada 2 yakni multilateral dan bilateral. Multilateral, seperti komoditas, salah satunya kopi. Untuk produk bilateral yakni emas dalam hal ini Locco Gold, juga produk derivatif seperti Hangseng, Nikkei hingga Forex.

Sementara itu, Kepala Cabang PT. Solid Gold Berjangka Cabang Pakembang Eko Nurwanto mengatakan, Palembang sebagai kota komoditi dan memiliki pertumbunan ekonomi diatas rata-rata lima persen dalam beberapa tahun terakhir, menjadi peluang berkembang.

Hal ini terlihat dari jumlah nasabah diSumsel sendiri ditahun 2019 mencapai 50 nasabah dari total 680 nasabah secara nasional.

Bahkan ditahun 2020 pertumbuhan nasabah terus meningkat, tercatat selama Januari hingga Juni 2020 ada lebih kurang 450 nasabah secara nasional dan 25 nasabah untuk Sumsel.” Ini pertumbuhan yang sangat baik ditengah kondisi wabah covid-19 ini,” katanya.

Baca Juga :   Jumper Accu Dominasi Order Astra World

Indeks harga kontrak berjangka emas telah tembus $ 1800/troy ons. Dengan peluang range poin 15-20 poin.

“Peluang investasi pada PBK belum banyak dipahami oleh masyarakat. Untuk itu kami mengajak rekan-rekan media sebagai mitra edukasi untuk bersama-sama memperluas pengetahuan positif di kota Palembang,” ujarnya

Lebih lanjut katanya, isu risiko di PBK lebih kuat dibandingkan manfaatnya. Padahal kehadiran PBK sebagai alasan utama ialah untuk hedging dan menjaga harga komoditas di pasar melalui produk multilateral atau komoditi.

Rendahnya literasi juga mengakibatkan kesalahapahaman di masyarakat yang menganggap bahwa risiko pada PBK disebabkan oleh perusahaan pialang berjangka.

Padahal secara mekanisme investasi, perusahaan pialang hanya sebagai broker bagi nasabah agar bisa melakukan transaksi di Bursa Berjangka.

“Jadi, nasabah yang melakukan transaksi dan kami hanya berhak menerima fee sebagai penyedia layanan transaksi,” terang Eko. (May)

H. Hendri Zainuddin, KETUM KONI SUMSEL

About Maya

Avatar

Check Also

Amankan Stok dan Penyaluran BBM serta LPG Selama Ramadhan Hingga Idul Fitri

Palembang, Detik Sumsel – PT. Pertamina (Persero) Marketing Operation Region (MOR) II memastikan kondisi stok, …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *