Gran Fondo

Soal Penghentian Kompetisi, Ini Komentar SFC

Palembang, Detik Sumsel-Sriwijaya FC menilai ada dampak positif dan negatif dari rencana penghentian sementara kompetisi Liga 1 2018, seperti yang diungkapkan Kementrian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) serta Badan Olahraga Profesional Indonesia (BOPI)

Pelatih SFC Subangkit mengungkapkan, jika memang dihentikan pastinya jadwal akan banyak berubah. Namun jika diteruskan juga lebih bagus, tapi dengan catatan masih ada sanksi yang harus diberikan kepada klub yang melanggar.

“Saya kira ada bagusnya dan juga ada nggak nya,. Yang pasti ada plus minusnya. Plusnya banyak materi pemain, harus banyak membenahi tim juga,” ungkap pelatih SFC Subangkit saat ditemui usai latihan di Stadion Atletik Jakabaring Sport City (JSC) Palembang, Selasa (25/9) sore.

Seperti diketahui, buntut dari tewasnya suporter Persija Jakarta, Haringga Sirila membuat Kemenpora dan BOPI mengusulkan agar kompetisi sepakbola di Indonesia dihentikan untuk sementara waktu.

Baca Juga :   Neymar Yakin PSG Juara Liga Champions

Lalu apakah itu artinya pertandingan pekan ke-24 antara SFC dan Bali United yang akan digelar, Sabtu (29/9) mendatang juga akan ditunda.

Terkait hal ini, Sekretaris PT Sriwijaya Optimis Mandiri (SOM), Faisal Mursyid mengatakan, saat ini manajemen masih menunggu keputusan resmi dari Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) dan pihak terkait untuk membahas usulan dari BOPI ini.

“Belum ada keputusan resmi dari PSSI, baru ada keputusan Menpora agar liga dihentikan selama 2 minggu untuk evaluasi,” kata Faisal.

Namun dari kejadian tersebut, pihaknya tetap menghimbau agar tiga kelompok suporter SFC tetap menjaga kekondusifan saat ini. Faisal juga mengapresiasi dengan bersatunya tiga suporter di satu tribun, saat pertandingan berlangsung antara SFC vs Persebaya beberapa waktu lalu.

Baca Juga :   Lantik 83 Kepsek Ini Pesan Kuryana

“Mereka sangat kondusif, artinya mereka bisa melewati pertandingan dengan aman. Jadi ini juga menjawab kekhawatiran publik, ini sama sekali tidak terjadi (keributan), ini yang patut kita apresiasi,” ungkap Faisal.

Faisal menghimbau agar kondisi seperti ini dipertahankan, saat SFC menjamu tamunya di Gelora Sriwijaya Jakabaring (GSJ) Palembang. Serta terus mendukung dalam koridor regulasi dari FIFA maupun PSSI bahwa suporter maupun penonton tidak boleh anarkis dan meneriakkan ujaran kebencian dan membawa barang-barang yang tidak semestinya dibawa ke stadion.

“Ini harus kita pertahankan dan tunjukkan bahwa di Palembang sangat kondusif, apalagi kita sudah melaksanakan Asian Games kemarin,” jelasnya. (Iyop)

H. Hendri Zainuddin, Manager Sriwijaya FC

About Iyop DS

Avatar

Check Also

3 Cara Mengatasi Rumination Pada Anak Korban Broken Home

Perceraian adalah peristiwa hebat yang sangat memengaruhi kehidupan anak, dimana perceraian dapat menciptakan kesedihan dan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *