Pemprov
Foto bersama

Siap Fasilitasi Legalitas Tambang Rakyat Muara Enim

Muaraenim, Detik Sumsel- Persoalan seputar tambang rakyat di Muara Enim bakal menemukan titik terang. Pasalnya, Perusahaan Daerah Sarana Pembangunan Muara Enim (Perusda SPME) siap untuk memfasilitasi untuk menjembatani permasalahan tersebut.

Bahkan, jajaran Perusda SPME bakal membentuk koperasi sebagai wadah sekaligus badan hukum bagi rakyat untuk legalitas pertambangan rakyat di Muara Enim.

“Seperti kita semua, pengurus ASMARA (Asosiasi Masyarakat Tambang Rakyat) dan DPC Projo Muaraenim juga prihatin dengan meninggalnya sebelas orang dalam aktivitas tambang ilehal, kita berharap peristiwa seperti ini tidak mebali terulang,” ungkap Direktur Utama Perusda SPME Novriansah Regan SHut usai menerima jajaran ASMARA dan Ketua DPC Projo Muaraenim Deny Eka Chandra, Selasa (10/11).

Menurutnya, pengurus DPC Projo Muaraenim dan ASMARA yang menahkodai enam Kecamatan di Muaraenim juga berharap Perusda SPME bisa memback up dan memfasilitasi upaya agar kegiatan tambang masyarakat itu menjadi legal.

“Prinsipnya kita siap menjembatani dan bersinergi, kita juga siap membentuk koperasi yang nantinya akan mengurus kegiatan tambang rakyat secara legal,” sebutnya.

Pihaknya yakin pemerintah akan mendukung rencana pelagalan pertambangan rakyat ini. Hal ini dinilai sebagai solusi atas persoalan yang ada agar kepentingan kesejahteraan masyarakat terakomodir secara legal dan savety.

Baca Juga :   Tanami Tanaman Hias Didalam Pot Untuk Keindahan Kota

“Dengan legal dan terkoordinir ini maka pajak daerah yang selama ini hiang karena aktivitas tambang secara ilegal dapat dihentikan dan pada akhirnya akan berdampak pada peningkatan pendapatan daerah”, ucapnya.

Seperti diketahui, tambang batubara rakyat di Desa Tanjung Lalang, Kecamatan Tanjungagung, Kabupaten Muaraenim, Sumatera Selatan, amblas. Peristiwa naas yang terjadi pada Selasa (21/10/2020) itu membuat 11 orang pekerja meninggal dunia dalam peristiwa tersebut.

Sontak peristiwa ini pun menjadi isu nasional. Wakil Ketua Komisi VII DPR RI Alex Noerdin yang meninjau langsung ke area tambang mengatakan, kasus ini harus segera diusut dan dibenahi mulai dari hulunya agar peristiwa seperti ini tidak terulang kembali.

Selain itu, Gubernur Sumsel Herman Deru, Kapolda Sumsel Irjen Pol Prof. Dr. Eko Indra Heri dan Plt. Bupati Muaraenim Juarsah sepakat untuk menghentikan seluruh aktivitas tambang ilegal yang ada di wilayah Sumsel.

“Saya sebagai Gubernur bersama dengan pak Kapolda dan Danrem sudah sepakat akan menghentikan semua bentuk aktivitas penambangan secara ilegal di Sumatera Selatan. Agar korban jiwa seperti ini tidak terjadi lagi. Kedepan kita harapkan ada perhatian dalam bentuk pembinaan yang dilengkapi dengan savety. Jangan sampai warga terus menjadi korban dengan hasil yang tidak seberapa,” tegas Herman Deru.

Baca Juga :   Hadiri Alex Noerdin Cup, Jokowi Main Bareng Ronaldinho

Beberapa waktu lalu Dirjen Minerba, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ridwan Djamaludin telah meninjau langsung ke lokasi.Pihaknya menyatakan segera menginvestigasi dan mengkaji lebih lanjut mengenai langkah yang akan diambil.

Untuk mengantisipasi kerusakan lingkungan dan kembali terjadinya longsor di area penambangan batubara ilegal atau illegal mining, Plt. Bupati Muaraenim, H. Juarsah bersama Kapolres Muaraenim dan Kasdim 0404 Muaraenim juga telah menggelar rapat koordinasi, bersama beberapa perwakilan warga yang tergabung ASMARA Selasa, (10/11).

Plt Bupati meminta warga untuk mematuhi penghentian sementara aktivitas tambang, guna mencegah terulangnya musibah beberapa waktu lalu.

“Pemerintah tidak menghentikan permanen kegiatan tambang yang dilakukan oleh warga, namun hanya menghentikan sementara hingga ada kajian dan keputusan lebih lanjut dari pemerintah pusat sesuai dengan prosedur maupun aturan yang berlaku,” jelas Juarsah.

“Kami mengerti akan dilema yang terjadi di masyarakat karena kegiatan ini menjadi mata pencaharian utama warga, namun jika menyangkut dengan risiko nyawa ataupun bencana yang lebih besar lagi, maka menurutnya tidak ada tawar-menawar lagi selain mengutamakan keselamatan. Maka itu kita berharap pemerintah pusat akan segera memberikan solusi yang tepat terhadap permasalahan ini,”pungkasnya.(Pen)

H. Hendri Zainuddin, Manager Sriwijaya FC

About Efen Permata

Avatar

Check Also

Pemprov Sumsel Perpanjang Kerjasama Akses Layanan Penerbangan dengan Garuda Indonesia 

Palembang, Detik Sumsel – Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) H. Herman Deru mengapresiasi atas terjalinnya kerjasama …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *