Iklan
Pemprov
Amir Syarifuddin (45) buronan kasus pembobolan rumah di Jalan Mayor Zen, Kecamatan Kalidoni saat diamankan di Mapolsek Kalidoni

Setahun Buron, Pelaku Bobol Rumah di Kalidoni Mengaku Tidak Lari Kemana – mana

Palembang, Detik Sumsel — Setahun lamanya menjadi buronan polisi dalam kasus pembobolan rumah di Jalan Mayor Zen, Kalidoni. Amir Syarifuddin (45) warga Jalan Mayor Zen Kecamatan Kalidoni Palembang akhirnya berhasil ditangkap anggota Reskrim Polsek Kalidoni dikediamannya Sabtu 29 Mei 2021.

Amir Syarifuddin saat membobol rumah korban setahun yang lalu bersama temannya Habiburahman yang terlebih dahulu ditangkap sudah menjalani hukuman.

Modus kedua pelaku membobol rumah korban setelah merusak kunci gembok pintu teralis besi dengan kunci inggris. Lalu masuk kerumah mengambil satu unit sepeda motor Honda Pop BG 5405 TAT yang kunci kontaknya terletak diruang dan satu unit televisi LCD 32 inci.

Baca Juga :   Semangati Warga untuk Gotong Royong, Lurah Talang Jambe Rela Terjun ke Lebak

“Kami berdua masuk ke rumah korban, setelah merusak gembok terali pintu dengan kunci inggris. TV itu juga terpasang didinding kami lepaskan dengan kunci inggris,”kata Miing kepada wartawan saat dihadirkan pres rilis tersangka dan barang bukti di Mapolsek Kalidoni Sabtu 29 Mei 2021.

Dikatakan Miing, motor hasil curian mereka juga ke provinsi Jambi sebesar dua juta uang hasil penjualan mereka bagi dua uangnya digunakan untuk keperluan sehari hari.

“Kalau TV belum di jual masih dirumah saya. Kalau motor sudah kami jual di Jambi dua juta. Selama buronan saya tidak kemana mana ada di Palembang inilah,”tuturnya.

Kapolsek Kalidoni AKP Evial Kalza mengatakan pelaku Miing merupakan DPO Polsek Kalidoni dalam kasus pembobolan rumah di wilayah hukum Polsek Kalidoni setahun lalu. Ia melakukan aksi bobol bersama temannya yang sudah menjalani hukuman.

Baca Juga :   Bejat, Pria Ini Tega Cabuli Anak Gadisnya Hingga Puluhan Kali

“Setelah melakukan aksinya saat itu tersangka kabur sehingga hilang jejaknya. Anggota Reskrim baru mendapatkan informasi bahwa tersangka nya ada di Palembang lalu ditangkap oleh anggota,”kata dia.

Barang bukti sepeda motor yang dicuri kedua tersangka sudah dijualnya ke Jambi. “Sedangkan untuk kunci inggris yang digunakan untuk membuka pintu teralis rumah korban berhasil kami sita. Tersangka kami jerat dengan pasal 363 KUHP dengan ancaman hukuman diatas lima tahun penjara,”tandasnya.(oji).

H. Hendri Zainuddin, KETUM KONI SUMSEL

Check Also

Fauzi Amro Tegaskan Fraksi NasDem Tolak Rencana Kenaikan Pajak Sembako dan Pendidikan, Ini Alasannya

Jakarta, Detik Sumsel – Pemerintah berencana akan menjadikan bahan pokok atau sembako serta biaya pendidikan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *