Pasang Iklan Detik Sumsel
Pasang Iklan Detik Sumsel
Beranda Ekonomi Sepi Order, Perusahaan Jasa Angkutan Bangkrut

Sepi Order, Perusahaan Jasa Angkutan Bangkrut

Tanggal : Pukul :
520
0
Ketua APJAT Sumsel, Chairuddin Yusuf di depan truk angkutan barang

Palembang, Detik Sumsel РSejak tahun 2015, Asosiasi Pengusaha Jasa Angkutan Truk (APJAT) Sumsel mencatat, ada sekitar 15 hingga 20 persen perusahaan jasa angkutan truk dari 200 perusahaan yang mengalami bangkrut.

Banyaknya perusahaan angkutan yang mengalami bangkrut, dikarenakan mulai sepinya order yang diterima pihak perusahaan jasa angkutan truk yang ada di Sumsel, akibat daya angkut yang sepi dan tingginya biaya operasional dan harus dikeluarkan saat ini. Hal ini dijelaskan Ketua APJAT Sumsel Chairuddin Yusuf, Jumat (05/10).

Menurut Chairuddin, total ada sekitar 200 perusahaan angkutan truk, terdiri dari angkutan ekpedisi yang melayani antar provinsi, dan angkutan antar kota/kabapaten dalam provinsi, yang biasanya mengangkut spare part, variasi, genset, tekstil, serta sembako dari luar masuk Sumsel. Sementara yang keluar dari Sumsel hanya Batubara.

“Yang jelas jumlahnya sudah berkurang, dari tahun ke tahun, karena jumlah yang order semakin berkurang,” katanya.

Ditambahkan Direktur Perusahaan Angkutan Darat PT Multi Ekspres Transindo ini, perusahaanya saja yang biasanya dalam sehari bisa mengoperasionalkan 7-8 armadanya, kini sudah berkurang terus dari 4, dan saat ini hanya 2 armada yang beroperasional dalam sehari.

“Apalagi saat ini kondisi dolar tinggi sangat berpengaruh terhadap jasa angkutan, seperti naiknya harga sparepart dan harga ban, yang harus mau tak mau ditanggung pengusaha,” jelasnya.

Selain ekonomi yang tidak menentu saat ini, pengaruh daya angkut yang sepi  ditambah dolar tinggi, tidak menutup kemungkinan ke depan nanti jasa angkutan truk yang ada semakin banyak yang bangkrut.

“Kita tidak bisa berbuat banyak, disaat harga komoditi unggulan Sumsel anjlok, dan kita mau menaikkan ongkos angkut harus dikaji dahulu, takutnya akan menjadi daya angkut semakin sepi,” jelasnya. (May)

Hendri Zainuddin, Anggota DPD RI asal Provinsi Sumatera Selatan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here