Pemerintah Sumatera Selatan
TAG TOYOTA
BANK INDONESIA
17 Agustus 2020
Beranda Ekonomi Sepanjang 2019, Pertumbuhan Ekonomi Sumsel Lampaui Nasional

Sepanjang 2019, Pertumbuhan Ekonomi Sumsel Lampaui Nasional

Tanggal : Pukul :
305
0
Kepala Perwakilan Bank Indonesia Sumatera Selatan, Yunita Resmi Sari
Kepala Perwakilan Bank Indonesia Sumatera Selatan, Yunita Resmi Sari (Maya/detiksumsel.com)

Palembang, Detik Sumsel – Bank Indonesia mencatat pertumbuhan ekonomi Sumatera Selatan (Sumsel) terbaik nasional karena melampaui pertumbuhan secara nasional.

Sumsel membukukan pertumbuhan 5,67 persen atau di atas pertumbuhan Sumatera 4,4 persen dan pertumbuhan nasional. Sementara dari segi inflasi 2,06 persen.

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Sumatera Selatan, Yunita Resmi Sari mengatakan sektor penyokong pertumbuhan ekonomi Sumsel tetap disokong oleh tiga sektor pertambangan, pengolahan, pertanian dan perikanan.

“Kedepan akan kita kembangkan sektor lain pendongkrak ekonomi Sumsel yakni dari sektor pariwisata, ekonomi syariah dan UMKM,” ujarnya, Senin (13/01).

Dia menanbahkan, dari segi pembiayaan angka kredit macet (NPL) juga baik. NPL industri pengolahan 1,36 persen, pertanian dan kehutanan 00,4 persen, pertambangan 8,69 dan Npl PBE di atas lima persen.

Baca Juga :   Ditengah Covid 19, Auto 2000 Siasati Penjualan dengan Sistem Jemput Bola

Dari sektor ekspor dan impor di tahun 2019, jumlah ekspor dan impor Sumsel sedikit melambat dan beriringan.

Ekspor Sumsel disokong oleh komoditas konvensional yakni karet dan batubara, sawit. Belakangan muncul komoditas baru ekspor yang langsung melejit yakni pulp atau pengolahan bubuk kertas dan kopi.

“Kopi komoditas pendatang baru langsung melejit bahkan diminati di luar negeri sehingga akan terus didorong agar bisa terpenuhi,” ujarnya.

Saat ini Sumsel bisa memproduksi 140 ribu ton kopi per tahun dengan luas lahan 250 ribu hektare. Selain itu, Bank Indonesia juga sudah meresmikan dan mendorong operasional rumah kopi Sumsel untuk memperkenalkan kopi Sumsel dan juga terus mendukung sarana dan prasarana pendukung produksi kopi Sumsle agar bisa memenuhi permintaan dalam dan luar negeri.

Baca Juga :   Stok Beras Aman Hingga Empat Bulan Kedepan

Sementara itu dari sisi impor juga meningkat. Impor besi dan baja, amoniak masih menjadi jenis barang yang diimpor dan ini menjadi kabar baik karena impor yang dilakukan Sumsel bukan dari sektor konsumtif tapi lebih kepada barang pendukung produksi.

“Bank Indonesia juga mendorong pertumbuhan ekonomi Sumsel dari sektor pariwisata dengan fokus saat ini wisata Sungai Musi yang dimulai dari objek wisata kampung Almunawar, sentra kain Sumsel Tuang Kentang, wisata Kampung Kapitan dan diakhiri dengan ngopi bersama di rumah Kopi Sumsel,” ungkapnya.(May)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here