Penghapusan Denda dan Bunga Pajak Kendaraan oleh Pemprov Sumsel
Sempat Teteskan Air Mata, Cak Amir Komitmen Besarkan NU Sumsel dengan Rangkul Semua Elemen Nahdhiyin
Cak Amir (tengah) ketua Tanfidiyah bersama KH Affandi Rois Syuriah PWNU Sumsel (Putih) usai Konferwil NU Sumsel.

Sempat Teteskan Air Mata, Cak Amir Komitmen Besarkan NU Sumsel dengan Rangkul Semua Elemen Nahdhiyin

Palembang, Detik Sumsel – KH Amiruddin Nahrawi resmi menjadi ketua tanfidziyah PWNU Sumsel setelah terpilih dalam konfrensi wilayah (Konferwil) NU Sumsel, Minggu (20/1) kemarin. Saat terpilih kiayi asal Madura yang akrab disapa Cak Amir ini sempat meneteskan air mata haru atas kepercayaan kiayi-kiayi NU Sumsel kepadanya.

“Saya ini anak orang miskin, tapi saya terus mengabdi di NU dan terimkasih atas kepercayaan kiayi semuanya,” kata Cak Amir saat memberikan sambutan sebelum menandatangai berita acara kesediannya di hadapan kiayi-kiayi dari PBNU.

“Tanpa dukungan dari kiayi tidak mungkin saya ini bisa mengemban amanah ini,” sambungnya mengusap air mata.

Diketahui, Cak Amir yang kini menjabat sebagai staf khusus gubernur Sumsel bidang hubungan antar agama ini terpilih setelah menang mendapatkan 10 suara dukungan PCNU mengalah ketua PWNU sebelumnya, Ust HerI Chandra S.Kom (8 suara). Sementara Rois Syuriah diamanahkan oleh tim ahlul halli wal aqdi (Ahwa) kepada KH Affandi pengasuh Ponpes Nurul Huda Sukaraja OKU Timur.

Baca Juga :   Ketua PW IPNU Sumsel Sesalkan Aksi Para Pelajar

“Sedari di pesantren saya ditekankan oleh kiayi agar menjadi manusia bermanfaat, Khoirunnas Anfauhum Linnas, itulah tujuan pengabdian saya di NU ini,” tegasnya.

Cak Amir berjanji akan merangkul semua elemen warga nahdhiyin untuk membesarkan NU Sumsel. Terlebih banyak kader NU potensial tersebar diberbagai bidang, tidak hanya di pesantren tapi juga akademisi, birokrat, praktisi, swasta, pengusaha dan lainnya.

Baca Juga :   Terpilih Menjadi Ketua IPNU Sumsel, Ini Harapan Arip Farawita

“Kita bersatu, bahu membahu membesarkan organisasi, menyebarkan dakwah ala thoriqoh ahlussunnah wal jamaah an-nahdhiyah,” tegasnya.

Tidak hanya itu, Cak Amir yang juga pernah menjabat ketua PCNU Palembang era 90-an ini akan kembali menghidupkan kegiatan rutin lailatul ijtima’ setiap tanggal 15 purnama setiap bulan.

“Sudah hampir 30 tahun tidak dilanksanakan, kita hidupkan lagi. Nanti setiap kabupaten/kota di kediaman bupati/walikota dan Sumsel di Griya Agung, agar berkah dan selamat dunia akherat,” ungkapnya.

Soal kepengurusan? Cak Amir mengaku saat ini sedang mematangkan bersama tim formatur sedang merampungkan kepengurusan. “InsyaAllah dalam beberapa hari kedepan saya akan ke Jakarta menghadap PBNU,” pungkasnya. (Red)

H. Hendri Zainuddin, Manager Sriwijaya FC

About Redaksi

Redaksi

Check Also

Fantastis.. Rehab Gedung dan Interior Mess Perwakilan Muba di Palembang Seharga Rumah Mewah

Palembang, Detik Sumsel- Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) melalui Bagian Umum dan Perlengkapan Pemkab Muba …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *