Penghapusan Denda dan Bunga Pajak Kendaraan oleh Pemprov Sumsel
Tersangka penculikan saat dimintai keterangan oleh penyidik. (Ichal/detiksumsel.com)

Seminggu Menghilang, Laila Akhirnya Kembali ke Pangkuan Ibunya

#Diduga Hendak Dijual Pelaku Senilai Rp.15 Juta

Prabumulih, Detik Sumsel – Laila Afifah bocah berusia 2,5 tahun yang menjadi korban dugaan penculikan,  akhirnya bisa kembali ke pangkuan ibunya. Laila ditemukan dalam keadaan selamat pada Jumat (02/11) sekitar pukul 10.30 wib di rumah pelaku penculikan yakni Ayu Putri Ani (34) di Dusun II Skarda, Desa Suka Menang Kecamatan Gelumbang, Kabupaten Muara Enim.

Hanya saja, bungsu dari empat bersaudara pasangan Siti Munawaroh (41) dan Sibenali (44) warga Dusun II Skarda, Desa Suka Menang Kecamatan Gelumbang, Kabupaten Muara Enim ini terlihat lusuh dan trauma. Pasalnya korban harus terpisah dengan keluarganya dalam pelarian bersama pelaku selama satu minggu.

Informasi yang dihimpun, Laila diamankan oleh anggota Satreskrim Polsek Gelumbang bersama dengan Ayu Putri Ani (34) yang merupakan pelaku penculikan. Pelaku diringkus saat kembali ke kediamannya untuk mengambil pakaian dan ingin melanjutkan pelariannya ke daerah Jawa.

Baca Juga :   Yuk, Kunjungi Angkasa Expo 2020 di Lanud SMH, Ini Tanggalnya

Untungnya, kedatangan pelaku diketahui oleh pihak keluarga korban yang langsung menghubungi pihak Polsek Gelumbang. Mendapat informasi tersebut anggota polsek pun langsung meluncur ke lokasi dan mengamankan pelaku.

Kapolres Muara Enim AKBP Afner Juwono SH SIK MH melalui Kapolsek Gelumbang AKP Indrowono SH yang didampingi oleh Kanit Reskrim Ipda Nasron Junaidi MH saat dikonfirmasi menjelaskan, saat ini pihaknya tengah melakukan penyidikan lebih lanjut terkait modus penculikan anak tersebut. Selain pelaku Ayu, pihaknya sebelumnya juga telah mengamankan satu pelaku lainnya yakni Hasan (43) yang merupakan suami pelaku Ayu. Keduanya terlibat telah bekerjasama untuk membawa kabur korban.

“Kedua pelaku sudah kita tahan dan masih dalam proses penyidikan. Keduanya akan dijerat dengan UU nomor 14 tahun 2009 Pasal 83 Jo 76F UU No.35 tahun 2014 dengan ancaman hukuman sampai 15 tahun,” ujarnya.

Baca Juga :   Usai Tes SKB, Ulil Langsung Pulang ke Muba untuk Resepsi Pernikahan

Sementara itu, ibu korban mengaku lega anaknya kembali dengan selamat. Hanya saja ia tidak terima putri bungsunya harus dibawa kabur oleh pelaku dan sempat akan dijual pelaku kepada orang lain senilai Rp15 juta.

“Niatnya sudah tidak baik. Alasannya mau ajak anak saya jalan-jalan. Tapi malah dibawa kabur. Malah dia juga sudah menawarkan anak saya untuk dijual kepada orang,” ungkap Siti kepada wartawan.

Sementara itu, pelaku Ayu mengaku nekad membawa kabur korban lantaran terobsesi ingin memiliki anak. Dirinya membantah ingin menjual korban. Bahkan ia mengaku sangat menyayangi korban dan menganggap sudah seperti anaknya sendiri.

“Saya hanya ingin bawa Laila jalan-jalan saja. Tidak ada niatan untuk menculik. Memang saya salah sudah membawanya pergi berlama-lama,” kilahnya seraya mengaku baru satu bulan kenal dengan keluarga korban. (Ichal)

H. Hendri Zainuddin, Manager Sriwijaya FC
Lakukan Penukaran Uang

About Erizal Wandi

Avatar

Check Also

Plt Bupati Muara Enim H Juarsa SH saat bersaksi di Sidang OTT PUPR Muara Enim Di PN Klas 1 A khusus Tipikor Palembang, Selasa (20/10) Detik Sumsel.com, Putra

Bantah Terima Fee, Plt Bupati Muara Enim Mengaku Difitnah

Palembang, Detik Sumsel,- Setelah namanya disebut beberapa saksi dipersidangan lalu,  Plt Bupati Mauara Enim H …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *