Pemerintah Sumatera Selatan
ACT GLOBAL QURBAN
Beranda Daerah Sembunyi 10 Hari, Pelaku Tabrak Lari Berhasil Dibekuk

Sembunyi 10 Hari, Pelaku Tabrak Lari Berhasil Dibekuk

Tanggal : Pukul :
765
0
Sembunyi 10 Hari, Pelaku Tabrak Lari Berhasil Dibekuk
Rendi/Detik Sumsel - Pelaku tabrak lari YT dan BB satu unit mobil minibus yang berhasil diamankan Satlantas Polres Pagaralam.

Pagaralam, Detik Sumsel – Tragedi tabrak lari yang menewaskan seorang remaja, yaitu Tesa Putri Tania (13), warga Desa Suka Cinta Kelurahan Atung Bungsu, Kecamatan Dempo Selatan beberapa waktu lalu, akhirnya berhasil diungkap oleh Unit Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Kota Pagaralam.

Pengungkapan yang dipimpin langsung Kasat Lantas, AKP Ricky Mozam SH MH tersebut berhasil menangkap pelaku YT (35) warga Desa Padang Kandis, Kecamatan Mulak Ulu, Kabupaten Lahat.

Kasat Lantas Polres Pagaralam, AKP Ricky Mozam mengatakan penangkapan pelaku YT tersebut berawal dari keterangan masyarakat dan pengakuan saksi yang mengakui memang benar pelaku YT telah menabrak seorang pejalan kaki yang tidak mereka kenal. Kemudian mobil yang mereka tumpangi melarikan diri berikut sopir dan empat orang penumpang lainnya.

“Dari keterangan dan laporan tersebut tim kita pada hari Minggu (31/5) langsung melakukan pencarian tersangka dan barang bukti di kediaman pelaku YT. Namun ternyata tersangka dan barang bukti tidak ada di tempat, namun tim berhasil mengamankan dan dua orang yang diduga pada saat kejadian menjadi penumpang YT untuk diambil keterangan,” jelas Ricky, Selasa (02/6).

Ricky mengungkapkan, dari keterangan dua saksi, pada tanggal 01 Juni 2020 sekira pukul 01.00 WIB unit laka kembali melakukan pencarian Pelaku dan Barang Bukti (BB) di Desa Pengentakan Kecamaran Mulak Ulu tepatnya di rumah kakak kandung pelaku. Dari tempat tersebut pihaknya mendapatkan barang bukti satu unit mobil Suzuki APV arena nopol BG 1605 DO yang sudah diperbaiki dan dirubah tampilannya di beberapa bagian di dalam garasi sedangkan tersangka tidak ada di tempat, kemudian barang bukti diamankan.

“Kemudian unit laka bergerak mengarah ke lahat melakukan pencarian pelaku ke Lahat di kawasan pasar bawah pada pukul 04.30 WIB berhasil diamankan dan langsung digelandang ke kantor Satlantas Polres Pagaralam untuk pemeriksaan lebih lanjut,” ungkapnya.

Pihaknya menjerat pelaku dengan pasal 310 ayat 4 dan pasal 312 UU No 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas ancaman hukuman di atas lima tahun penjara.

“Setelah sempat bersembunyi, saat ini pelaku sudah ditahan di Polres Pagaralam untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya dan diminta keterangan lebih lanjut,” ungkapnya.

Untuk diketahui tragedi laka lantas tabrak lari tersebut terjadi Pada hari Rabu tanggal 20 Mei 2020 sekira jam 05.30 WIB di jalan lintas Pagaralam – Lahat Desa Suka Cinta Kecamatan Dempo Selatan Kota Pagaralam, kecelakaan terjadi antara satu unit mobil minibus (tidak diketahui nopol dan identitas pengemudi) pada saat kejadian berjalan dari arah Pagaralam mengarah ke Lahat. Saat tiba di TKP, minibus tersebut menabrak pejalan kaki yang sedang didepannya berjalan di pinggir jalan sebelah kiri yang mengakibatkan pejalan kaki terseret lalu terpental sejauh lima meter dan kemudian meninggal dunia di TKP, hasil olah TKP terdapat serpihan bemper mobil warna hitam serta rem depan mobil warna merah kemudian barang bukti diamankan di kantor Satlantas Polres Pagaralam. (rendi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here