KPU Sumatera Selatan

Semangat Tanggapi Black Campaign, Pengamat Politik Sumsel: Jokowi Harusnya Sampaikan Program

0
235
Pengamat Politik Sumsel, Ardiyan Saptawan

Palembang, Detik Sumsel – Maraknya isu kampanye hitam atau black campaign sedang marak ditengah masyarakat, apalagi sasarannya kepada Paslon Incumbent, mengingat saat ini masuk tahun politik dan pada masa kampanye.

Dari itu, kedatangan Capres RI Joko Widodo ke Palembang untuk memberikan pembekalan kepada para caleg agar bisa menjawab isu-isu kampanye hitam seperti Jokowi PKI dan Jokowi pro Asing dan Asiong.

Hal tersebut mendapat tanggapan serius dari beberapa pengamat politik di Sumsel.

Pengamat Politik Sumsel, Dr Ardiyan Saptawan mengatakan, pengangkatan isu-isu politik seperti Jokowi PKI dan Jokowi pro Asing serta Asiong, saat beliau datang ke Sumsel itu sepenuhnya hak politik Jokowi sebagai Capres dan masyarakat atau siapapun tidak bisa menyetirnya.

“Kalau ternyata ada masyarakat yang protes karena beberapa persoalan masyarakat seperti anjloknya harga komoditi pertanian baik karet, dan sawit, serta banyaknya produk impor yang masuk dalam negeri, yang tidak dibahas saat kedatangannya ke Sumsel. Itu adalah haknya calon dan mungkin bagian dari strategi beliau,” ujar Ardiyan, Rabu (28/11).

Baca Juga :   Pedagang Asongan dan Tukang Becak Nyatakan Dukung Jokowi

lanjut Ardiyan, ini sudah masuk masa kampanye, jadi mereka berusaha untuk menarik simpati masyarakat sebanyak-banyaknya.

“Mungkin menurut mereka isu PKI dan pembela Asing serta Asiong ini lebih menjual untuk menarik simpati masyarakat atau kemampuannya memang hanya sampai disitu (bermain isu, red). Sekarang tinggal masyarakat yang menilai, siapa yang menurut mereka lebih baik,” ujar Ardian.

Sebetulnya, kata Adrian, Jokowi bisa tampil maksimal di Sumsel dengan tidak hanya berkutat pada isu-isu kacangan yang justru menimbulkan kegaduhan politik di tanah air.

“Harusnya capres, baik Jokowi atau Prabowo tidak hanya berkutat pada isu-isu kampanye hitam. Tetapi sosialisasikanlah program-program yang akan dilakukan untuk masyarakat. Karena kampanye seperti ini akan mencerdaskan masyarakat,” katanya.

Baca Juga :   Bentuk Stuktur Organisasi, Relawan Dulur PADI Siap Menangkan Prabowo-Sandi

Untuk calon Incumben, mungkin bisa menyampaikan semua keberhasilannya selama memimpin. selain itu dia juga bisa menyampaikan program-program yang akan dilakukannya bila kembali terpilih. Begitu juga dengan calon penantang, dia bisa menyampaikan program yang akan dia lakukan untuk masyarakat. “Nah, nanti masyarakat akan menilai siapa yang akan dipilih,’ katanya.

Sedangkan Pengamat Politik yang juga Ketua Forum Demokrasi Sriwijaya (ForDeS), Bagindo P Butar-butar mengatakan, pada kedatangannya di Sumsel, capres Petahana, Jokowi cenderung menceritakan tentang banyaknya tudingan Negatif ke Beliau mengenai jumlah membludaknya TKA Cina, Pro atau sebagai Antek Asing serta dianggap pernah terlibat Gerakan Politik PKI.

Begitu semangat Beliau menyampaikan Bantahan tersebut, sehingga sejumlah pertanyaan masyarakat terkait program kerja pemerintahan yang telah dilakukan serta akan dikerjakan justru tidak terlihat? Khususnya ragam bidang pembangunan diberbagai Daerah, saat ini dan nanti. (Rill)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here