Pemerintah Sumatera Selatan
Beranda Ekonomi Seluruh Penerbangan Internasional di SMB II Tutup Sementara

Seluruh Penerbangan Internasional di SMB II Tutup Sementara

Tanggal : Pukul :
489
0
Suasana Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II Palembang
Suasana Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II Palembang (Maya/detiksumsel.com)

Palembang, Detik Sumsel – Terhitung hari ini seluruh penerbangan langsung Internasional di Bandara Sultan Mahmud Badarudin (SMB) II sementara waktu ditutup karena wabah Corona.

Maskapai miliki Singapura Scoot Tiger Air resmi mengumumkan pembatalan penerbangannya dari dan ke Bandara Cangi Singapura ke Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II Palembang karena wabah Corona. Pembatalan ini dilakukan mulai 21 Maret hingga 18 April.

Eka Safitri, Scoot Representative melalui surat yang disampaikan ke Angkasa Pura II menyampaikan bahwa maskaai Scoot dengan nomor penerbangan TR250 dan TR251 terpaksa menghentikan sementara penerbangan karena alasan keselamatan dan keamanan.

General Manager Angkasa Pura II Cabang Bandara Sultan Mahmud Badarudin II, Fahrozi membenarkan pembatal kedua maskapai tersebut.

“Iya tidak ada lagi penerbangan internasional yang langsung dari bandara SMB II saat ini,”jelasnya, Kamis (19/03).

Baca Juga :   Gerakan Bhakti Sosial Polda Sumsel Peduli Covid 19

Selain Scoot, maskapai asal Malaysia Airasia juga membatalkan penerbangannya sementara waktu yakni 19-28 Maret.

Pembatalan penerbangan ini untuk semua jadwal keberangkatan dari dan ke Kuala Lumpur juga Palembang baik penebangan harian maupun jadwal keberangkatan yang terbang tiga kali dalam sepekan.

Sedangkan Hendra dari Carnaval Holiday mengatakan terpaksa merugi banyak karena sudah menaruh uang doposit yang banyak membeli tiket di kedua maskapai yang membatalkan penerbangan ini.

Dia juga dikomplain pelanggannya karena refund tiket bukan dibayar dengan uang tunai melainkan dikembalikan dalam bentuk voucher yang bisa digunakan untuk membeli tiket kembali di kedua maskapai tersebut.

“Kita banyak dikomplian Pelanggan mengapa pembatalan penerbangan tidak dibayar uang penuh tapi justru tiket, saya jelaskan ke mereka bahwa memang aturan dari maskapainya bukan saya mengada-ada. Kalau mau bilang rugi saya rugi lebih banyak,” katanya.

Baca Juga :   Positif Covid 19 di Muba, Bertambah Dua Kasus

Ia menambahkan, awalnya Airasia menerapkan kebijakan refund uang tunai yang dibayarkan penuh tapi baru bisa diterima satu bulan dari tanggal pembatalan. Tapi kini maskapai itu juga ikut menerakan kebijakan pengembalian tiket menjadi voucher belanja agar bisa kembali digunakan pelanggan untuk memesan tiket lagi jika penerbangan kembali dibuka.

“Sekarang ini kasihan WNI yang di Singapura atau Malaysia yang berobat di sana tidak bisa pulang karena penerbangan ditutup, tapi semoga ada solusinya dan mari kita berdoa bersama agar wabah ini segera hilang karena dampaknya luar biasa besar terhadap perekonomian dan lainnya,” ungkapnya. (May)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here