Detik
Pemprov
Kapolsek Talang Kelapa AKP Haris Munandar saat memimpin pres rilis tersangka penggelapan tiga truk pupuk

Selewengkan Tiga Truk Pupuk, Empat Pria Ini Diringkus Polisi

Palembang, Detik Sumsel — Sindikat pelaku penggelapan pupuk milik PT Nurfala Cemerlang Abadi akhirnya diringkus anggota Reskrim Polsek Talang Kelapa. Diketahui dua dari empat pelakunya merupakan karyawan diperusahaan tersebut. Sedangkan satu pelaku penadah pupuk saat masih DPO dan terus buru anggota.

Kapolsek Talang Kelapa AKP Haris Munandar Hasyim mengatakan dua dari empat pelaku penggelapan pupuk yang ditangkap merupakan karyawan dari perusahaan.

Mereka adalah Ramadoni alias Doni (35), warga Sako Kenten Kota Palembang dan Karmadi alias Adi (36), warga Jalan Mayor Zen Lorong Abadi Pusri Kecamatan Kalidoni Palembang.

Baca Juga :   Anggota Jatanras Diterjunkan Untuk Mengungkap Kasus Pembunuhan Mahasiswi UIN Raden Fatah Palembang

“Modus pelaku melakukan penggelapan pupuk yakni tiga truk yang berisikan pupuk seharusnya dibawa dari Dermaga Gasing untuk diangkut ke gudang perusahaan. Namun, tersangka Karmadi yang menjabat sebagai mandor justru memerintahkan Doni untuk tidak mengeluarkan surat jalannya. Karmadi juga meminta kepada Muklis dan Malian untuk membawa pupuk sebanyak 30 ton tersebut untuk di jual kepada tersangka Asep sebagai penadah yang kini DPO,” terangnya.

Empat tersangka saat beraksi melakukan perannya masing-masing tersangka Muklis (35), warga Kecamatan Tanjung Lago Kabupaten Banyuasin dan Malian (35), warga Jalan Harun Sohar Kota Palembang yang berperan sebagai sopir truk yang digunakan untuk menggelapkan pupuk.

Baca Juga :   Gegara Iuran Sekolah, Pemuda Pancasila Geruduk Pemkab Lahat

“Barang bukti yang diamankan dari tangan tersangka berupa empat karung pupuk yang belum sempat terjual. Akibat perbuatan tersebut membuat PT Nurfala Cemerlang Abadi yang bergerak sebagai distributor pupuk mengalami kerugian mencapai Rp150 juta,”jelasnya.

Sementara itu, dihadapan polisi tersangka Adi mengaku dari hasil penjualan pupuk dirinya mendapat bagian Rp6 juta. “Doni dapat bagian Rp2 juta, Muklis dan Malian masing-masing dapat bagian Rp500 ribu. Duit itu dipakai untuk keperluan sehari-hari,” ucapnya.(oji)

H. Hendri Zainuddin, KETUM KONI SUMSEL

About Fauzi

Avatar

Check Also

Walikota Pagaralam Terima SK Penugasan dari BPH Migas

Pagaralam, Detik Sumsel- Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) menyerahkan SK Penugasan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *