Iklan
Pemprov
Karo SDM Polda Sumsel Kombes Pol Ucu Kuspriadi

Seleksi Calon Anggota Polri Masuk Tahap Rikes Pertama

Palembang, Detik Sumsel — Tahun kedua ditengah pandemi covid 19 rekrutmen calon anggota Polri yang dilaksanakan Polda Sumsel tetap mengedepankan protokol kesehatan hal ini untuk menghindari timbulnya claster baru penyebaran covid 19 di Sumsel. Hal ini disampaikan Karo SDM Polda Sumsel Kombes Pol Ucu Kuspriadi SIK kepada wartawan diruang kerjanya Rabu (21/4/2021).

“Saat ini sedang dilaksanakan tahapan seleksi pemeriksaan kesehatan pertama yang dilakukan digedung Warsito komplek Pakri. Dalam tahapan seleksi kami menyediakan tempat cuci tangan, kepada seluruh peserta saat dilakukan pemeriksaan diwajibkan memakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan,”katanya.

Baca Juga :   Kawanan Pencuri Rel KA di OKU Diringkus

Dikatakan Ucu, pemeriksaan kesehatan pertama ini dimulai pada Senin 19 April 2021 kemarin dan akan berlangsung sampai empat belas hari kedepan yang diikuti peserta baik dari calon anggota bintara dan calon anggota Akpol maupun calon anggota tamtama Brimob maupun Polairud dengan total keseluruhan 4676 orang peserta yang mendaftar secara bergiliran maksimal 230 orang peserta perhari yang diperiksa kesehatannya untuk hasil pemeriksaannya akan diumumkan hari itu juga.

“Pemeriksaan kesehatan pertama ini hanya pemeriksaan fisik saja meliputi mata, THT, kulit, proporsional tubuh berat badan dan tinggi badan bentuk tubuh, bentuk tulang yang diperiksa dalam pemeriksaan kesehatan pertama ini,”tuturnya.

Baca Juga :   Sumsel Harus Memperbaiki Iklim Investasi

Lebih lanjut dikatakan Ucu, pemeriksaan kesehatan pertama ini dilakukan oleh Biddokkes Polda Sumsel dari rumah sakit Bhayangkara Palembang tentunya diawasi oleh pengawas internal dari Irwasda, Propam serta pengawas eksternal dari LSM yang juga ikut dilibatkan dalam seleksi rekrutmen calon anggota Polri sampai tahap akhir.

“Saya kembali menegaskan bahwa dalam rekrutmen calon anggota polri dalam mengikuti proses seleksi peserta tidak dipungut biaya sepeser pun. Jadi jangan percaya calo atau sponsorship yang menjanjikan bisa meloloskan peserta dengan iming iming membayar sejumlah uang tertentu,”tegasnya.(oji)

H. Hendri Zainuddin, KETUM KONI SUMSEL

Check Also

Cik Ujang Minta Petani Jangan Jual Lahan Pertanian

Lahat, Detik Sumsel – Berdasarkan kerangka sample area (KSA) BPS Tahun 2020, produksi padi di …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *