Detik
Kapolres dan Unsur Muspida Saat memusnhakan miras hasil ops cipta kondisi selama bulan ramadhan.

Selama Ramadhan Polres OKU Sita 1.366 Botol Miras

Baturaja, Detik Sumsel — Polres Ogan Komering Ulu bersama Pemerintah Kabupaten OKU memusnahkan 1.366 botol miras berbagai jenis dan merk, dihalaman Mapolres OKU, Selasa (28/5).

Kapolres OKU AKBP NK Widayana Sulandari mengatakan, miras tersebut merupakan hasil razia cipta kondisi selama bulan ramadhan disejumlah titik wilayah OKU dan sekitarnya.

“Sebelum operasi ketupat yang apelnya hari ini, kita telah lebih dahulu melakukan operasi cipta kondisi, kita bersihkan semua hal yang berbau maksiat selama bulan ramadhan termasuk menyita Miras ini,” Kata Kapolres.

Kegiatan razia dan menyita miras ini lanjut Kapolres sebagai bentuk antisipasi tindakan kriminal selama bulan ramadhan, sehingga masyarakat OKU bisa khusyuk, aman nyaman dan tentram melaksanakan ibadah puasa.

Baca Juga :   KONI Pagaralam Jadikan Haornas Momentum Kebangkitan Insan Olahraga

“Harapan kita selama bulan ramadhan dan operasi ketupat yakni14 hari kedepan tidak ada tindak kejahatan kriminal yang terjadi di OKU,” Harapnya.

Pantauan dilapangan, pemusnahan ribuan botol miras oleh Polres dan unsur muspida ini dilakukan dengan cara dipecahkan di dalam dua buah gentong.

Terpisah Kasat Narkoba Polres OKU AKP Widhi A. Dharma SH SIK menyebutkan, 1.366 botol miras yang dimusnahkan hari ini merupakan hasil razia selama bulan ramadhan. “Kemarin kami terakhir razia,” Katanya.

Disebutkannya razia tersebut dilakukan di 12 titik diwilayah OKU dan sekitarnya, selian itu jumlah tersebut ada juga limpahan hasil razia Polsek – Polsek yang diserahkan ke Polres OKU. “Selain miras ada juga 4 drum tuak juga kita musnahkan,”sebutnya.

Baca Juga :   Dipanggil Timnas, Vizcarra Siap Berikan yang Terbaik

Selain melakukan razia, menurut Widi pihaknya juga memberikan himbauan kepada para pedagang untuk tidak memjual kembali Miras. “Ya bulan ramadhan saja mereka masih menyimpan miras, dengan adanya razia ini diharapkan mereka bisa sadar,”pungkasnya. (fei).

H. Hendri Zainuddin, Manager Sriwijaya FC

About Feriandi

Avatar

Check Also

Pasal Upah, Pasutri Asal Empat Lawang Dibantai

Lahat, Detik Sumsel — Nasib naas dialami Zakani (55) dan Nur Aini (50) warga Pasar …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *