Pemerintah Sumatera Selatan
Pemerintah Musi Banyuasin
Beranda Daerah Selama Ramadhan, Ini Pesan Wako untuk Disperindag

Selama Ramadhan, Ini Pesan Wako untuk Disperindag

Tanggal : Pukul :
572
0
TINJAU PASAR : Walikota, Alpian Maskoni, Wakil Walikota Pagaralam M Fadli bersama Kapolres Pagaralam, AKBP Trisaksono Pupo Aji langsung melakukan pemantauan harga kebutuhan pokok di Pasar Terminal Nendagung, Selasa (7/5).(Foto:Rendi/Detik Sumsel)

Pagaralam, Detik Sumsel – Terkaitnya naiknya harga sejumlah bahan pokok menjelang Bulan Ramadhan lalu, bahkan yang paling santer dikeluhkan warga yaitu melonjaknya harga bawang putih di sejumlah pasar tradisional di Kota Pagaralam, menjadi perhatian serius pihak Pemerintah Kota (Pemkot) Pagaralam.

Pasalnya diawal bulan ramadhan harga bawang putih di Pagaralam mencapai Rp120.000 sampai Rp150.000 per kilogram. Namun hari ini mengalami penurunan cukup signifikan yaitu di harga Rp70.000 hingga Rp60.000 per kilogram.

Kondisi ini membuat Walikota, Alpian Maskoni, Wakil Walikota Pagaralam M Fadli bersama Kapolres Pagaralam, AKBP Trisaksono Pupo Aji langsung melakukan pemantauan harga kebutuhan pokok di Pasar Terminal Nendagung, Selasa (7/5).

Pantauan dilapangan, saat memantau langsung harga kebutuhan pokok di pasar Nendagung Walikota menemukan sejumlah harga kebutuhan yang berbeda-beda meskipun dipasar yang sama. Kondisi ini membuat Wako prihatin dengan adanya hal tersebut padahal barangnya sama.

Walikota, Alpian Maskoni, didampingi Wakil Walikota Pagaralam M Fadli disela meninjau pasar mengatakan pihaknya cukup terkejut dengan adanya perbedaan harga pada barang yang sama di Pasar Nendagung.

“Ada beberapa kebutuhan seperti ayam dan bawang putih yang harganya bervariasi, padahal dipasar yang sama. Bahkan perbedaan harganya cukup signifikan seperti ayam ada yang menjual harga Rp40 ribu perkilogram ada juga yang hanya menjual Rp37 ribu perkilogramnya,” ujarnya.

Bawang putih juga ada yang menjual diharga Rp60.000 perkilogram dan masih ada juga yang menjual diharga Rp70.000 perkilogram.

“Melihat kondisi ini kami meminta pihak Dinas Perindustrian dan Perdagangan Pagaralam harus dapat memantau harga kebutuhan pokok setiap hari dipasar. Hal ini agar ada keseragaman harga dan pembeli tidak merasa dirugikan,” katanya.

Sementara itu Sekretaris Disperindagkop Pagaralam, Gindu mengatakan, pihaknya akan melakukan pemantauan harga kebutuhan pokok di Pasar Pagaralam.

Bahkan jika ada spekulan yang bermain harga maka Pemkot tidak segan melalukan operasi pasar untuk menormalkan kembalo harga kebutuhan yang melonjak.

“Kita akan memantau semua pergerakan harga kebutuhan pokok. Terutama di bulan ramadan ini. Jika ada kebutuhan yang naik maka kita bisa mencari penyebabnya,” jelasnya.(rendi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here