Penghapusan Denda dan Bunga Pajak Kendaraan oleh Pemprov Sumsel
Karyawan Mitsubishi Berlian Maju Motor menunjukkan salah satu kendaraannya. (Maya/detiksumsel.com)

Selama Pandemi, Penjualan Kendaraan Turun Drastis Hingga 50 Persen

Palembang, Detik Sumsel – Sejak pandemi Covid-19 terjadi pada awal Maret hingga Mei, penjualan kendaraan mengalami penurunan yang cukup signifikan, mencapai 50 persen lebih.

Bahkan hampir separuh dari total market pada Januari -April, penjualan mengalami penurunan hingga 1000 unit.

Untuk itulah, jelas Kepala Cabang Mitsubishi Berlian Maju Motor Alex. Pihaknya harus kerja keras, merebut kembali market yang ada. “Kami harus mengeluarkan jurus ampuh untuk penjualan ditengah kondisi pandemi, agar bisa tetap bersaing,”ungkapnya, Jumat (25/09).

Dia melanjutkan, saat ini pihaknya terus berupaya mengelola data prospek yang ada, untuk mendapatkan loyal atau repeat order dan sejauh hal ini upaya tersebut cukup berhasil.

Untuk Mitsubshi, kendaraan yang menjadi backbound tetap Pajero Sport dan Xpander. Unit Pajero Sport masih menguasai market dengan 53 persen di kelasnya.

Baca Juga :   All New Corolla Cross Mulai Mengaspal di Palembang

Sedangkan Xpander, meski belum menjadi nomor 1 dikelasnya, tetapi kontribusinya telah mencapai 30 persen. “Kita berharap market terus meningkat, minimal bisa mencapai 30 – 40 persen di segmen passangger car,”harapnya.

Selain itu, kendaraan Triton dan L300, masih menjadi market learder. Begitupun untuk kendaraan komersil seperti Fuso, tetap menjadi peyumbang tertinggi, mengingat Sumsel merupakan daerah perkebunan dan tambang.

“Penjualan diawal memang turun, namun sejak Mei mulaibterjadi peningkatan penjualan. Ya, walau belum signifikan, namun secara bertahap telah mengalami kenaikan,” jelasnya.

Agar penjualan tetap berjalan, pihaknya menerapkan sistem penjualan secara online. Meskipun saat ini pihaknya sudah mulai melakukan eksibisi di Mall, untuk mendukung penjualan offline. Hasilnya, sejak dua bulan terakhir ini cukup efektif dilakukan.

“Kami telah melakukan pameran di PTC mall, dengan menerapkan protokes yang ketat,”ucapnya.

Baca Juga :   Kunjungan IPC Palembang ke Pelabuhan Tarahan dalam Membentuk Sinergitas BUMN dan Anak Perusahaan

Lebih jauh dijelaskannya, dari sisi market diperkirakan masih tetap fluktuatif. Kalaupun terjadi kenaikan paling 10 persen, meskipun dari komoditi dan perkembangan mengalami peningkatkan.

“Ya, kita tidak tahu sampai kapan pandemi ini akan berakhir, apalagi saat ini angka positif Covid-19 ini terus bertambah. Tapi kita harus tetap optimistis dan terus berusaha,” jelasnya.

Untuk stok sendiri diakui Alex, sejak Mei tidak terlalu banyak. Sebab ketika PSBB di Jakarta, maka pabrik tidak produksi. Sedangkan permintaan pun tidak terlalu tinggi, sehingga pihaknya hanya memaksimalkan stok yang ada.

Namun untuk saat ini sudah lancar, begitula dengan suplay. Tapi untuk kendaraan CBU dari Thailand, masih kekurangan terutama tipe. “Kendaraan CBU butuh waktu paling lama 2 minggu, karena terkendala pada pengiriman,” tutupnya. (May)

H. Hendri Zainuddin, Manager Sriwijaya FC
Lakukan Penukaran Uang

About Maya

Avatar

Check Also

Sejak Wabah Virus Corona Merebak, Penjualan Gentong Air Meningkat

Palembang, Detik Sumsel — Wabah virus corona membawa berkah tersendiri bagi pedagang gentong air di …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *