Iklan Iklan
Pemprov

Selama 2020 Kilang Plaju Hasilkan 22 Produk Olahan

Palembang, Detik Sumsel – Menjadi kilang yang tertua di tanah air tak menjadikan kilang Pertamina Plaju tergerus zaman. Bahkan, setelah beroperasi selama lebih dari 100 tahun, kilang ini terus menunjukkan eksistensinya melalui beragam inovasi dan pengembangan demi mencapai optimalisasi dan keunggulan operasional dengan mengikuti perkembangan teknologi terkini.

Sepanjang tahun 2020 lalu, kilang plaju sudah menghasilkan sebanyak 22 produk dengan volume total lebih dari 35 juta barel.

Corporate Secretary Subholding Refining & Petrochemical PT KPI, Ifki Sukarya menjelaskan beberapa produk unggulan kilang Plaju diantaranya, bahan bakar ramah lingkungan untuk mesin diesel yang dikenal dengan nama Biosolar B30, bahan bakar pesawat terbang Avtur; bahan bakar Pertamax dan Dexlite , produk non-BBM seperti LPG, Musicool, dan Breezon; serta Polytam, produk petrokimia andalan industri plastik.

Baca Juga :   Permudah Transaksi Nasabah dengan Kartu BNI iB Hasanah Card

Produktivitas tinggi kilang Plaju tersebut telah meninggalkan “jejak ekonomi” yang signifikan sepanjang tahun 2020. Yang paling jelas adalah dari pembelanjaan barang dan jasa kepada pemasok dan vendor lokal.

“Upaya ini diharapkan dapat memberikan kesempatan kepada masyarakat setempat untuk berpartisipasi dalam kegiatan pengadaan barang dan jasa sehingga pada akhirnya dapat meningkatkan tingkat kesejahteraan mereka,” jelas melalui rilisnya, Jumat (26/03).

Para pemasok dan vendor lokal merupakan badan usaha yang beroperasi di Kabupaten Banyuasin dan Kota Palembang serta telah mendapatkan surat izin operasi dari Pemerintah Kabupaten Banyuasin dan Pemerintah Kota Palembang atau Provinsi Sumatra Selatan.

Baca Juga :   Heavenly Land Usung Konsep One Top Servis

Ditambahkanya, produktifitas kilang plaju memberikan dampak ekonomi yang sangat baik, karena selama ini yang juga penting untuk dicatat adalah kontribusi pajak kilang Plaju yang hampir mencapai Rp180 miliar.

Selain untuk negara, kilang Plaju juga menyumbangkan pajak sebesar Rp57 miliar kepada daerah. Pajak daerah tersebut sebagian besar didominasi oleh pajak bumi dan bangunan, sedangkan lainnya merupakan pajak pemanfaatan air permukaan industri serta pajak penerangan jalan non-PLN.

“Dengan kontribusi pajak daerah hampir Rp60 miliar, kilang Plaju menjadi salah satu penyumbang pajak daerah terbesar di Palembang dan Sumatra Selatan. Inilah contoh nyata _economic footprint_, sumbangsih dari kilang Pertamina untuk terus memberikan energi, semangat dan kontribusi dalam membangun negeri,”tutup Ifki. (Ril/May)

H. Hendri Zainuddin, KETUM KONI SUMSEL

Check Also

Mau BBQ yang Seru? THE 101 Hotel Saja

Palembang, Detiksumsel – Demi memberikan pengalaman berbeda setiap bulan kepada para tamu dengan sensasi rasa …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *