Detik
Penjualan gentong air di Palembang meningkat sejak wabah virus Corona merebak

Sejak Wabah Virus Corona Merebak, Penjualan Gentong Air Meningkat

Palembang, Detik Sumsel — Wabah virus corona membawa berkah tersendiri bagi pedagang gentong air di kota Palembang. Seperti yang dirasakan pedagang gentong atau drum di Jalan Pasar 16 Ilir, Kelurahan 13 Ilir, Kecamatan Ilir Timur I Palembang.

Dimana selama masa pandemi Covid 19, pedagang gentong banyak didatangi pembeli, sehingga omset penjualan naik dari sebelum masa pandemi Covid 19 mewabah.

Menurut Aliong sebelum adanya virus corona ia hanya menjual gentong air tanpa dilengkapi keran air. Sejak ada virus corona ia menjual gentong air dengan berbagai ukuran mulai dari ukuran ember ukuran 25 liter dengan harga Rp 27 ribu, gentong ukuran 40 liter harga Rp. 90 ribu dan gentong ukuran 60 liter harga Rp. 130 ribu.

Baca Juga :   Najwa Shihab Ngefans Berat dengan Guns N Roses

“Yang paling laris dibeli tempat cuci tangan ember harganya 27 ribu langsung ada keran airnya,”katanya Sabtu (24/10).

Dikatakan Aliong, pembeli yang membeli gentong air di depot nya bermacam-macam ada perorangan maupun dari instansi pemerintah maupun swasta.

“Sejak virus corona mewabah penjualan gentong tempat cuci tangan meningkat sehari bisa 30 tempat cuci tangan yang laku terjual,”bebernya.

Untuk omset penjualan yang perolehnya, Aliong tidak menyebutkan secara rinci yang jelas mengalami peningkatan sejak virus corona mewabah.

“Yang pastinya meningkat penjualan gentong air sejak ada virus corona mewabah. Meski meningkat kita tentu berharap virus corona segera menghilang,”tandasnya.(oji) 

Baca Juga :   Laga SFC Vs Arema FC Berubah, Ini Jadwal Terbarunya
H. Hendri Zainuddin, Manager Sriwijaya FC

About Fauzi

Avatar

Check Also

Susuri Sungai Musi, Lanal Palembang Bagikan Sembako dan Masker

Palembang, Detik Sumsel — Dengan menggunakan kapal cepat, personel TNI AL Lanal Palembang menyusuri perairan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *