Pemerintah Sumatera Selatan
Pemerintah Musi Banyuasin
Beranda Kriminal Sedang Dorong Motor Mogok, Erick Ditodong dari Belakang

Sedang Dorong Motor Mogok, Erick Ditodong dari Belakang

Tanggal : Pukul :
147
0
Sedang Dorong Motor Mogok, Erick Ditodong dari Belakang
Kapolsek Ilir Barat II Kompol Dudi Novery menunjukkan barang bukti senjata tajam jenis badik yang digunakan pelaku saat melakukan penodongan

Palembang, Detik Sumsel — Belum sempat menikmati hasil penodongannya, M Fikri (22) dan M Araiki dua sekawan pelaku penodongan di Jalan Talang Kerangga, Kelurahan 30 Ilir, Kecamatan Ilir Barat II ini di ringkus oleh anggota Buser Polsek Ilir Barat II Senin 4 Mei 2020 lalu, sekitar pukul 03:00 WIB.

Penangkapan kedua pelaku diwarnai aksi kejar kejaran karena pelaku sempat melarikan diri saat akan ditangkap petugas bersama korban nya Erick Claudian.

Kapolsek Ilir Barat II Palembang Kompol Dudi Novery mengatakan pelaku melakukan penodongan terhadap korban seorang perempuan yang tengah mendorong sepeda motor karena mogok.

Baca Juga :   Perampok yang Ngaku Polisi Diringkus, Ini Perannya Saat Beraksi

“Modus pelaku menakuti korbannya dengan ancaman senjata tajam jenis badik. Satu tersangka Fikri langsung merampas tas milik korban,”kata Dudi kepada wartawan Selasa (30/6/20).

Peristiwa penodongan bermula saat korban dengan temannya, sedang mendorong sepeda motornya yang sedang mogok di Jalan Rambutan Dalam Kelurahan, 30 Ilir Kecamatan. IB II. Senin (4/5/20) lalu. Datang dari arah belakang kedua tersangka mendekati korban mengancam dengan badik yang di bawa oleh tersangka Araiki.

Baca Juga :   BPPH Pemuda Pancasila Propamkan Oknum Penyidik Polres Lubuk Linggau

“Pada saat kejadian, anggota sedang patroli melintas di lokasi kejadian. Sehingga keduanya langsung di kejar anggota. Keduanya pun berhasil ditangkap dengan barang bukti senjata tajam dan sepeda motor Vario yang digunakan tersangka,”katanya.

Dihadapan polisi kedua tersangka mengaku, mereka baru satu kali melakukan penodongan karena tidak ada uang ‘belum sempat menikmati hasil kami malah di ciduk polisi.

“Kami hanya mengancam saja tidak sampai melukai korbannya, badik itu milik Araiki sengaja dibawa untuk melakukan penodongan,” cetus Fikri.(oji)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here