Pasang Iklan Detik Sumsel
Beranda Kriminal Sebelum Ringkus Sang Bandar, Polisi Terlebih Dahulu Meringkus Kaki Tangannya

Sebelum Ringkus Sang Bandar, Polisi Terlebih Dahulu Meringkus Kaki Tangannya

Tanggal : Pukul :
633
0
Kapolda Sumsel Irjen Pol Zulkarnain Adinegara mengintrogasi tersangka pengedar sabu yang berhasil ditangkap Ditresnarkoba Polda Sumsel

Palembang, Detik Sumsel — Ade Wahyudi dan Yogi Putra Pratama dua sekawan pengedar sabu ini diringkus anggota Direktorat Reserse Narkoba Polda Sumsel dengan barang bukti sabu sabu seberat 101,46 gram.

Keduanya diringkus saat hendak mengantar serbuk haram ini kepada anggota yang menyamar sebagai pembeli Sabtu 12 Januari 2019 kemarin di Jalan Tegal Binangun, depan perumahan Lavender, Kecamatan Plaju Palembang.

Dari nyanyian tersangka Ade dan Yogi inilah bahwa sabu yang mereka edarkan berasal dari Ariyadi. Tidak mau membuang waktu anggota pun melakukan penyelidikan dan pengembangan sehingga tersangka Ariyadi berhasil diringkus di Desa Sungai Pinang, Kecamatan Rambutan, Kabupaten Banyuasin dengan barang bukti sabu sabu seberat 464,36 gram yang dikemas dalam lima paket.

Menurut keterangan tersangka Ade dan Yogi sabu seberat 101,46 gram dibelinya dari tersangka Ariyadi sebesar 70 juta dan akan dijual seharga 72 juta.

“Untung nyo cuma dua juta, dari keuntungan dua juta itu kami bagi dua masing-masing satu juta. Hasil untung itu aku gunakan untuk kepentingan sehari hari sebagian untuk beli susu anak aku,”kata Yogi warga Sungai Kedukan, Kecamatan Rambutan, Kabupaten Banyuasin ini.

Sementara itu, Ariyadi bandar sabu ini mengaku sabu yang dimiliki nya merupakan milik warga Aceh yang tidak diketahui identitasnya, untuk pembayarannya sendiri dilakukan melalui transfer bank setelah barang habis.

“Kalau sistem pembayaran nya barang diantar dulu setelah habis terjual baru dilakukan pembayaran melalui transfer bank. Kalau aku baru sekitar seminggu jadi bandar sabu ini,”ucapnya.

Kapolda Sumsel Irjen Pol Zulkarnain Adinegara mengatakan penangkapan ketiga tersangka berdasarkan informasi dari masyarakat. Ketiga tersangka ditangkap sama seperti kurir ekstasi lima ribu butir yakni sama sama dilakukan Undercover Buy anggota berpura pura sebagai pembeli.

“Sekecil apapun informasi dari masyarakat sangat berharga bagi kami untuk mengungkap dan menangkap pelaku pengedar maupun bandar narkoba. Jadi kami sangat membutuhkan sekecil apa pun informasi dari masyarakat terkait peredaran narkoba,”pungkasnya.(oji)

Hendri Zainuddin, Anggota DPD RI asal Provinsi Sumatera Selatan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here