Pemerintah Sumatera Selatan
Pemerintah Musi Banyuasin
Beranda Politik Sambangi DPRD, Gerakan Masyarakat Sumsel Bersatu Tolak RUU HIP

Sambangi DPRD, Gerakan Masyarakat Sumsel Bersatu Tolak RUU HIP

Tanggal : Pukul :
348
0
Sambangi DPRD, Gerakan Masyarakat Sumsel Bersatu Tolak RUU HIP
Aksi penolak HIP di depan kantor DPRD Sumsel, Jumat (26/6). 

Palembang, Detik Sumsel– Penolakan terhadap Rancangan Undang-undang (RUU) Haluan Ideologi Pancasila (HIP) terus menggelora secara nasional, kali ini ratusan masyarakat yang tergabung dam Gerakan Masyarakat Sumsel Bersatu dari berbeda elemen masyarakat dan pemuda menggelar aksi penolak HIP di depan kantor DPRD Sumsel, Jumat (26/6).

Secara bergantian Ketua Umum organisasi masyarakat maupun kepemudaan menyampaikan orasi penolakan, yang dikawal langsung oleh anggota kepolisian polrestabes Palembang.

Ketua Umum FUI Islam H Umar Said menyampaikan, yang pertama mendukung maklumat MUI atas penolakan RUU HIP.

“Yang kedua meminta para wakil rakyat DPR RI untuk menghentikan pembahasan RUU HIP, karena tidak menjadikan tap MPR sebagai dasar dan ada pasal-pasal yang bertentangan dengan pancasila, serta memberi peluang paham bangkitnya komunisme,”kata Umar.

Baca Juga :   Saling Klaim Kepengurusan Berakhir ke Ranah Hukum

Kemudian yang ke 3, menolak paham Komunis karena bertentangan dengan pancasila, UUD dan NKRI. “Meminta TNI dan Polri mengawal Pancasila, UUD dan NKRI dari seluruh anasir yang merongrong, mendiskreditkan bahkan menghilangkan 3 pilar tersebut,”tegasnya.

Pihaknya meminta kepada seluruh elemen bangsa terutama masyarakat, ormas, kepemudaan, legislatif, eksekutif,  yudikatif dan sumberdaya daya yang sama untuk menolak komunisme dan penyimpangan terhadap pancasila dan UUD.

Baca Juga :   Anita Noeringhati: PSBB Lebih Cepat Lebih Baik

Kedatangan perwakilan massa diterima ketua DPRD Sumsel, Hj RA Anita Noeringjati SH MH dan sejumlah anggota DPRD Sumsel lainnya. Saat menerima aspirasi massa Anita menegaskan jika NKRI harga mati dan Pacasila adalah ideologi bangsa.

“Apa yang menjadi aspirasi ini akan kami sampaikan baik melalui partai maupun ke DPR RI. Intinya bukan menunda tapi membatalkan RUU HIP,” ungkap Anita.

Rombongan massa bubar dengan sendirinya secara teratur setelah diterima oleh wakil rakyat. “Terimakasih ini adalah rumah rakyat, tujuan mulia ini untuk persatuan dan kesatuan negara Indonesia,” pungkas Anita. (Bet)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here