Iklan
Pemprov
Putra Pelaku Order fiktif saat diamankan di Mapolresta Palembang. F:Poetra/Detik Sumsel
Putra Pelaku Order fiktif saat diamankan di Mapolresta Palembang. F:Poetra/Detik Sumsel

Sabhara Polresta Tangkap Tuyul Orderan Fiktif

Palembang, Detik Sumsel,– Sedang asik melakukan orderan Fiktif atau dikenal dengan istilah “Tuyul “, membuat Putra warga Pakjo Kelurahan Siring Agung, Kecamatan IT I, Palembang harus berurusan dengan pihak kepolisian Polresta Palembang, Rabu (19/9).

Putra ditangkap petugas Sabhara Polresta Palembang, saat berada di kantin dekat kampu Universitas Tridinanti, Palembang. Melihat Putra yang mencurigakan dengan tiga buah Handphone nya, membuat anggota sabhara tersebut mengawasinya.

Tak disangka, Putra pun diketahui sedang melakukan Aksi Orderan fiktif

atau Tuyul, dengan mengunakan akun yang banyak, mengetahui hal tersebut, membuat petugas pun langsung mengamankan tersangka dan mengiringnya ke Polresta Palembang, guna mempertanggun jawabkan ulahnya itu.

“Benar jadi saya tadi makan tadi pak, dan melihat tersangka dengan tiga buah HP nya, saya curiga lalu saya awasi, ternyata dia ini melakukan orderan fiktif atau tuyul dan langsung saya amankan,” Ungkap Anggota Sabhara yang namanya tak mau disebutkan.

Lanjutnya, setelah berhasil mengamankan tersangka, dan barang bukti tiga buah handphone untuk membuat orderan Fiktif tersebut, dirinya pun langsung menyerahkan Tersangka ke unit Reskrim piket Polresta Palembang.”Nah setelah berhasil saya amankan dia mengakui perbuatannya dan langsung saya serahkan,” ungkapnya.
Sedangkan, Putra sendiri ketika ditemui di SPKT Polresta Palembang, mengakui perbuatannya, dan sudah dua bulan ini ia melakukan aksi ini,” Sudah dua bulan ini pak, saya melakukan aksi ini, Orderan fiktif Tuyul. Saya belajar dari kawan-kawan pak,” Ungkap driver gojek itu.
Lanjutnya, selama ia melakukan aksi ini, dirinya hanya mempunyai dua
akun. “Cuma dua akun saya pak. Lainnya pakai akun teman sekali kali, target saya sehari 11 orderan untuk mendapatkan uang Rp 100
ribu. Itu pun tidak saya lakukan setiap hari,” katanya dengan menundukan kepala karena malu.

Sementara, Kasat Reskrim Polresta Palembang, Kompol Yon Edi Winara, melalui KA SPK Ipda Dofan, membenarkan adanya terserah tersangka atas nama Putra, dengan kasus Orderan fiktif,” hingga kini tersangka masih didalami, dan di periksa di unit Reskrim,” ungkapnya.

Diketahui, Jadi orderan fiktif ini adalah dengan memanipulasi data.

Setelah menerima penumpangnya, pelaku kemudian melakukan perjalan dengan GPS Palsu, seolah-olah mengantar tapi mereka hanya diam disuatu tempat dan mendapatkan uang tanpa menjalankannya.

Dimana pelaku akan Dijerat pasal 51 Jo Pasal 33 No 19 Tahun 2016 tentang perubahan atas UU No 12 Tahun 2008, tentang informasi dan transaksi eletronik ancaman pidana penjara 12 tahun, atau denda paling banyak 12 milyar.(vot)
H. Hendri Zainuddin, KETUM KONI SUMSEL
Baca Juga :   Tetapkan Tiga Tersangka Proyek Normalisasi Sungai Abab, Rugikan Negara Rp 3,2 Miliar

Check Also

Targetkan Hanura Pagaralam Lima Kursi di Pileg 2024

Pagaralam, Detik Sumsel- Setelah sukses menggelar menggelar Musyawarah Cabang (Muscab) Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *