Detik
Saat peresmian rumah Tahfiz Ash Sholihi di Halaman Gedung PSBB MAN 3 Palembang, Senin (15/10).

Rumah Tahfiz Binaan Kemenag Sumsel Diresmikan

Palembang, Detik Sumsel – Bertempat di Halaman Gedung PSBB MAN 3 Palembang, Rumah Tahfiz Ash Sholihi binaan Kementrian Agama Sumatera Selatan resmi dilaunching. Acara launching ini sendiri dibuka langsung oleh Gubernur Sumsel, H Herman Deru, Senin (15/10). Rumah Tahfiz ini sendiri didirikan sebagai upaya mendidik siswa madrasah agar memiliki keahlian membaca dan menghafal Quran serta ilmu pengetahuan keislaman, sehingga terwujud generasi penghafal Quran.

Menurut Kakanwil Kemenag Sumsel HM. Alfajri Zabidi, pembentukan rumah tahfiz menjadi salah satu upaya strategis untuk menangkal dampak negatif dari globalisasi yakni terjadinya dekadensi moral di kalangan remaja.

Baca Juga :   Usai Atraksi di Lengkawi, Pesawat JAT Mampir di Lanud SMH

“Diawali dari Kota Palembang hingga sekarang sudah menjadi ciri khas bagi seluruh madrasah se-Sumsel, khusunya madrasah negeri. Mulai dari tingkat ibtidaiyah, tsanawiyah, hingga aliyah. Saat ini jumlah siswa tahfiz di madrasah se-Sumsel mencapai angka 15.023 siswa,” jelasnya.

Fajri menambahkan, melihat potensi tersebut pihaknya telah menjalin kerja sama dengan Pesantren Tahfiz Miftahul Huda di Wonosobo. Dengan bersama komitmen untuk bekerja bersama, mandiri, dan tanggung jawab.

“Mudah-mudahan kerjasama ini menjadi berkah kebaikan bagi kita semua. Selain itu pendirian rumah tahfiz juga sejalan dengan program dan cita-cita Gubernur Sumsel,” jelasnya.

Baca Juga :   ASN Harus Jaga Netralitas

Sementara itu, Gubernur Sumsel, H Herman Deru mengatakan, inovasi untuk mendirikan dan mengembangkan rumah tahfiz harus terus didorong dan dibiarkan tumbuh tanpa batas. Dia berkeinginan setiap muslim di Sumsel dapat membaca al Quran, dan bahkan menghafalnya.

“Kita harus bekerjasama sesuai bidang. Saya sebagai gubernur siap memfasilitasi. Kalau dulu sebagai bupati bisa, apalagi sekarang sebagai gubernur yang jangkauannya lebih luas. Tapi tentu saya butuh dukungan, support, dan terutama doa. Saya juga akan mendorong semua perusahaan yang memiliki CSR untuk dapat mengiris dananya guna kepentingan kegiatan kegamaan,” pungkasnya. (Bra)

H. Hendri Zainuddin, Manager Sriwijaya FC

About Bara Revolusioner

Avatar

Check Also

Pertamina RU III Ajak Masyarakat Kreasikan Limbah Non B3 dalam Pemanfaatan Berbasis Pelestarian Lingkungan

Palembang, Detik Sumsel – Limbah Non Bahan Berbahaya dan Beracun (Limbah Non B3) adalah sisa …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *