Gran Fondo
Kondisi rumah Darpa'i yang ambruk diterjang angin 

Rumah Darpa’i Ambruk Diterjang Angin

Baturaja, Detik Sumsel — Sebuah rumah panggung di RT 1 Dusun 2 Desa Pusar kecamatan Baturaja Barat ambruk pada kamis (22/10) sore kemarin. Ambruknya rumah yang diketahui milik Ahmad Darpa’i (63) ini akibat diterjang angin kencang disertai hujan yang terjadi pada sore itu.

“Saat rumah roboh, aku lagi mandi di sungai,” tutur Pa’I dibincangi portal ini saat memyaksikan warga yang bergotong royong membersihkan puing-puing bangunan rumahnya, Jum’at (23/10).

Diceritakan pria yang tinggal sendirian di rumah tersebut, awalnya angin kencang merobohkan bagian balakang rumahnya, “sudah itu ambruk semua pak,” tandasnya.

Beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, namun rumah kayu milik Pa,I tidak bisa ditempati lagi pasalnya seluruh bagian rumah ambruk dan tak ada lagi yang bisa dimanfaatkan.

Baca Juga :   Simpan Sabu, Pemuda ini Divonis Nyaris Minimal

Sementara itu, Ketua BPD Desa Pusar Garsubi yang dibincangi via saluran selulernya membenarkan salah satu rumah warganya roboh akibat diterjang angin kencang. “Ya rumah pak Pa’I ambruk kemarin sore, beliau ini tinggal sendirian,” kata Subi.

Disinggung langkah pemerintah Desa Pusar terkait kejadian ini, dikatakan Subi, Pihaknya saat ini masih melakukan musyawarah untuk mencari solusi. “kondisi saat ini dampak dari covid 19 dana tanggap darurat sudah kosong. Untuk itu besar harapan kami agar ada perhatian khusus dari pemerintah daerah terutama kepada pak PJs Bupati untuk dapat turun dan melihat langsung kondisi rumah tersebut untuk memberikan bantuan,” harapnya

Baca Juga :   Serang Anggota Saat Akan Ditangkap, Ismail Roboh Diterjang Timah Panas

Hingga saat ini lanjutnya, warga Desa Pusar masih bergotong royong membantu membersihkan dan merapikan puing-puing reruntuhan rumah tersebut, “warga masih bergotong royong kalau saja ada bahan material yang masih bisa di manfaatkan, disamping kami mencari solusi untuk biaya makan dan tempat tinggal Pak Pa’I yang saat ini masiah menumpang di salah satu rumah warga,” ujarnya.

Awalnya menurut Subi, pemerintah desa pusar berencana akan memasukan rumah Pa’I kedalam program RTLH tahun depan, “namun rumah Pa’I sudah keburu roboh, kita masih mencari solusi terbaik, dan besar harapan kami adanya perhatian dari pemerintah,’ Tukasnya (fei)

H. Hendri Zainuddin, Manager Sriwijaya FC

About Feriandi

Avatar

Check Also

Update COVID-19 Muba: Nihil Penambahan Kasus

Sekayu, Detik Sumsel – Gugus Tugas Penanganan COVID-19 Muba, Minggu (29/11) mengkonfirmasi nihil penambahan kasus …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *