Detik

RSPP Gelar Seminar Tersertifikasi IDI, IPNI, dan IBI

Palembang, Detik Sumsel – Guna mendukung kebijakan Kemenkes tentang Pelatihan dan Pencegahan Infeksi (PPI) bagi setiap Rumah Sakit (RS) dan Fasilitas layanan kesehatan lainnya, kali ini Rumah Sakit Pelabuhan Palembang (RSPP) menggelar kegiatan pelatihan pencegahan dan pengendalian Infeksi dasar bagi para dokter, bidan, perawat dan tenaga medis lainnya dari berbagai instansi kesehatan se-Sumsel di Hotel Zuri Express Palembang.

Dalam pelatihan dan seminar nasional yang diadakan mulai tanggal 20-22 September 2018, menghadirkan pembicara seperti Dr Harun Hudari SPPD selaku Ketua PPI RSMH, Endy Suyatno selaku Praktisi Infection Control dan ASM Penelitian dan pengendalian bangan PT RSP (Direksi), Ns Fraulin Plasmey Ketua HIPPII Sumsel, Ns Wardanela Yunus, Ketua HIPPII pusat, dr Verdiansah Ketua Komite PPI RS Pelabuhan, dr Hj Zainab MKes sebagai Waka Medis RSPP.

Baca Juga :   Positif Covid-19 Hari Ini Kembali Bertambah 17 Orang

Dr Hj Zainab MKes, Waka Medis RSPP mengatakan, tahun 2018 ini selain pelatihan, pihaknya juga mengadakan seminar bagi para tenaga medis baik dari internal RSPP dan peserta dari berbagai daerah se-Sumsel baik dari unit RSUD, puskesmas, unit bersalin, puskesmas, dokter spesialis, dokter umum, perawat, bidan, hingga, analis labor, yang didukung penuh oleh Himpunan Perawat Pencegah dan Pengendali Infeksi Indonesia (HIPPII).

“Insya Allah bakal rutin, untuk tahun ini baru pertama kali untuk umum biasanya untuk intern. Insyaallah bakal rutin, untuk tahun ini baru pertama kali untuk umum biasanya untuk Internal saja,” katanya, Kamis (20/9).

Ditambahkannya, selain mendapat pengetahuan tentang PPI, bagi para peserta yang ikut dalam kegiatan ini sudah mendapat sertifikasi.

Baca Juga :   Kampanyekan Kesehatan Gigi untuk Anak

“Mereka para tenaga medis yang ikut pelatihan ini dapat sertifikat yang sudah tersertifikasi Ikatan Dokter Indonesia, Persatuan Perawatan Nasional Indonesia dan Ikatan Bidan Indonesia sertifikasi,” tambahnya.

Sementara itu, Dr Harun Hudari SPPD, Ketua Komite PPI RSMH salah satu pembicara dalam acara tersebut menjelaskan betapa pentingnya pencegahan penyakit infeksi ini, mengingat masih banyak hal sepele yang diabaikan para tenaga medis.

“Untuk pencegahan ada beberapa hal yang harus diperhatikan yakni, kebijakan penanganan linen, kebijakan perlindungan kesehatan karyawan, kebijakan penyuntikan yang aman, kebijakan kebersihan pernapasan dan etika batuk. Dan jangan lupa harus selalu menerapkan SOP yang sudah ditetapkan,” jelasnya. (Bra)

H. Hendri Zainuddin, Manager Sriwijaya FC

About Bara Revolusioner

Avatar

Check Also

Update COVID-19 Muba: Nihil Penambahan Kasus

Sekayu, Detik Sumsel – Gugus Tugas Penanganan COVID-19 Muba, Minggu (29/11) mengkonfirmasi nihil penambahan kasus …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *