Pemerintah Sumatera Selatan
Beranda Daerah RDP Bersama Komisi III, DLH Lahat Minta Tambahan Armada TPA

RDP Bersama Komisi III, DLH Lahat Minta Tambahan Armada TPA

Tanggal : Pukul :
452
0
Suasana saat rapat dengan pendapat antara Komisi III DPRD Lahat dengan pihak DLH Lahat. Foto Heru / DS

Lahat, Detik Sumsel — Persoalan sampah nampaknya selalu menarik untuk dibahas, pasalnya pengelolaan sampah di Kabupaten Lahat memang belum merata di tiap Kecamatan. Terbukti, dari 24 kecamatan, hanya ada satu tempat pembuangan akhir (TPA). Padahal sampah selalu ada setiap hari dari masyarakat.

Membahas hal tersebut, Komisi III DPRD Lahat, memanggil Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Lahat. Lakukan rapat dengar pendapat, terkait pengelolan sampah di Kabupaten Lahat.

Kepala DLH Lahat, Misri, melalui Kabid LB3 Lahat, Budi Utama mengatakan, permasalahan sampah ini sangat komplek. TPA saat ini hanya ada di Kecamatan Kota, belum merata ditiap kecamatan lain. Untuk itu pemerintah perlu berpikir soal pengadaan lahan baru untuk TPA. Mengingat tidak dikelola dengan baik, sampah ditiap kecamatan bakal bertumpuk dan menimbulkan masalah yang baru.

“Seharusnya TPA tersebar di 4 zona. Meliputi Kota Lahat, Kikim area, Merapi area, dan Kecamatan Jarai. Sedangkan saat ini baru ada satu TPA, di Kota Lahat,” ujar Budi, Kamis (5/10).

Lanjut Budi, agar bisa meningkatkan penanganan sampah, dibutuhkan juga peningkatan kinerja bidang persampahan. Seperti adanya estimasi penambahan armada, yang otomatis ada penambahan gaji petugas, dan penambahan biaya operasional.

“Untuk pengadaan lahan TPA itu, kami usulkan butuh dana sekitar Rp 1 M, dengan luas ± 10. Lokasinya di Kecamatan Jarai,” sampainya.

Sementara, Ketua Komisi III DPRD Lahat, Dedi Candra menuturkan, sanggahan yang disampaikan pihak DLH itu, memang sangat bagus. Lahat memang butuh penambahan TPA, sehingga bisa mengurangi jumlah sampah masuk ke TPA yang ada.

“Jelas kita perjuangankan dulu. Jikalau sampah saat ini banyak diwilayah Kota, didaerah lain sampah ini kemana. Tapi kita lihat dulu keuangan daerah,” tutur Dedi Candra. (heru).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here