Pasang Iklan Detik Sumsel
Beranda Liputan Khusus Ramai-ramai Mundur Terapkan Full Day School

Ramai-ramai Mundur Terapkan Full Day School

Tanggal : Pukul :
1742
1
Tampak siswa SMP sederajat fokus mengikuti kegiatan belajar mengajar. (Foto: Dok. Detik Sumsel)

Lipsus, Detik Sumsel – Berdasarkan data Dinas Pendidikan Sumsel tercatat sedikitnya ada sebanyak 11 SMA yang mengundurkan diri dari pelaksanaan full day school.

Hal ini diungkapkan Kepala Bidang (Kabid) SMA Dinas Pendidikan Sumsel, Bonny Syafrian SE MM. Ia mengatakan, dari 67 SMA pada 2018-2019 yang menerapkan full day school ada 11 SMA di Sumsel yang mendundurkan diri dari penerapan full day school.

Baca Juga :   Masuk SMA Negeri Favorit di Sumsel Dipungut Biaya Maksimal Rp 1 Juta Perbulan

Diantaranya, di Lubuklinggau ada 8 SMA, Empat Lawang 1 SMA, Prabumulih 1 SMA, dan Palembang 1 SMA.

“Total mundur 2018-2019 ada 11 sekolah jadi 2018-2019 tinggal 67-11= 56 sekolah, kemudian ditambah 2019-2020 sebanyak 10 sekolah jadi semua total 66 SMA,” ungkap Bonny.

Dijelaskan, bagi sekolah yang ingin mundur saat mengimplementasikan full day school harus disertai dengan alasan yang tepat. “Kalau sekolah yang mundur ini alasannya beragam,” singkat Bonny.

Baca Juga :   Pahami 22 Cara Pencoblosan yang Benar

Ia mengaku, dalam pelaksanaannya implementasi full day school memang menuai pro dan kontra namun apapun itu harus tetap dilaksanakan dan dicarikan solusinya.

“Yang penting untuk kebaikan siswa, untuk permasalahan di lapangan tentu nantinya akan dicarikan solusi yang terbaik termasuk bagi sekolah yang tidak sanggup melaksanakan full day school,” pungkasnya. (tim)

Hendri Zainuddin, Anggota DPD RI asal Provinsi Sumatera Selatan

1 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here