Iklan
Pemprov
Tersangka Zulkarnain pelaku pencurian HP saat diamankan di Polsek Ilir Barat II Palembang

Pura – pura Minta Sumbangan Pembangunan Masjid, Zulkarnain Malah Gasak HP Dirumah Warga

Palembang, Detik Sumsel — Zulkarnain (30) warga Jalan H Faqih Usman, Lorong Hijriah Kelurahan 1 Ulu, Kecamatan Seberang Ulu I Palembang ini babak belur dihajar massa setelah aksi pencurian handphone yang dilakukannya dirumah warga Jalan Depaten Lama Kelurahan 27 Ilir Kecamatan Ilir Barat II ketahuan. Setelah babak belur Zulkarnain lalu diserahkan ke Polsek Ilir Barat II.

Saat beraksi modus yang digunakan Zulkarnain berpura pura meminta sumbangan pembangunan masjid dengan membawa proposal.

Kapolsek Ilir Barat II Palembang Kompol M Ihsan mengatakan tersangka diamankan warga karena aksi pencurian handphone yang dilakukan nya ketahuan. Korbannya Nursi (35) sedang tertidur. Modus tersangka berpura pura meminta sumbangan untuk pembangunan masjid dengan membawa proposal.

Baca Juga :   Produksi Beras di OKU Mencapai 75 Ribu Ton Pertahun

“Pelaku datang kerumah korban untuk meminta uang sumbangan Masjid sambil membawa proposal, saat itu korban sedang tertidur tersangka melihat hp korban yang sedang di cas langsung diambil tersangka,”katanya

Lebihlanjut dikatakan Ihsan, ketika tersangka mengambil hp itu ada tetangga korban yang melihat aksinya sehingga tersangka langsung diamankan dan sempat dipukuli. Kebetulan anggota sedang melintas di lokasi langsung mengamankan pelaku dari amukan warga yang kesal dengan aksinya langsung

“Untuk barang bukti yang diamankan dari tangan tersangka yakni satu unit hp milik korban dan satu buah proposal bantuan untuk pembangunan masjid Al Qomar,”bebernya.

Baca Juga :   Coba-Coba Seks Bebas, Ini Resikonya

Sementara itu dihadapan polisi Zulkarnain mengaku ia melakukan baru pertama kali melakukan pencurian. Proposal yang digunakan untuk meminta sumbangan sengaja dibuatnya sudah dua hari ia meminta sumbangan atas nama pembanguan masjid. Hari pertama menggunakan proposal palsu tersebut ia mendapatkan uang Rp 300 ribu.

“Baru pertama kalinya maling hp itu terpkasa saya lakukan itu karena tidak ada uang, proposal itu palsu yang di buat oleh teman. Sebelumya meminta sumbangan penghasilan uang 300 ribu satu hari,” tandasnya.(oji)

H. Hendri Zainuddin, KETUM KONI SUMSEL

Check Also

Selama Covid-19 Kebutuhan Darah Melonjak

Palembang, Detik Sumsel – Kebutuhan akan darah selama pandemi Covid-19 di Kota Palembang mengalami lonjakan, …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *