Youtube Channel

Pupuk Bersubsidi Langkah, Petani di Lahat Menjerit

Lahat, Detik Sumsel — Kelangkaan pupuk bersubsidi di kios-kios pengecer di Kecamatan Jarai, Sukamerindu, dan Muara Payang, Kabupaten Lahat. Mulai membuat resah petani, di wilayah yang dekat dengan kaki Gunung Dempo ini. Pasalnya, kebutuhan padi pada fase pemupukan tidak bisa dielakan, agar pertumbuhan padi tidak terganggu.

“Kios pupuk banyak, tapi pupuk bersubsidi mala jarang ada. Sementara masa tanam terus berjalan,” kata Sudemi warga Kecamatan Suka Merindu, Senin (17/9).

Kelangkaan pupuk bersubsidi ini tentunya sangat memberatkan petani setempat. Apalagi mayoritas petani sawah diwilayah itu, merupakan petani bagi hasil dengan pemilik sawah alias paroan. Dimana keuntungan bagi hasil dari nilai jual padi, bakal terasa tidak sebanding dengan yang dikerjakan.

Baca Juga :   Lahat Siapkan 25 Miliar untuk Penanggulangan Covid 19

“Tentu berat kalau mau beli pupuk non subsidi, harganya tinggi. Karena biaya upah bajak tanah, ngetam, ngedus, dan bayar pinjaman, itu sudah pasti menunggu,” ungkapnya.

Terpisah, Hasbun (45) petani sawah di Kecamatan Muara Payang  berharap, pihak terkait betul-betul melakukan pengawasan terhadap pendistribusian pupuk bersubsidi ini. Jangan sampai ada pemilik kios, dan oknum aparat bermain dengan modus dijual ke daerah lain atau pengusaha perkebunan.

“Katanya ingin membuat petani sejahterah. Jadi tolong kawal kebutuhan mendasar kami para petani, yakni ketersediaan pupuk bersubsidi,” ucap Hasbun. (heru).

Baca Juga :   PT Primanaya Energi Datangkan Karyawan dari Zona Merah Covid 19
H. Hendri Zainuddin, Manager Sriwijaya FC

About Heru Senovlan

Avatar

Check Also

Haryanto Jawab Pandangan Fraksi DPRD Lahat

Lahat, Detik Sumsel — Pandangan umum fraksi-fraksi DPRD Lahat pada sidang paripurna, terkait rancangan peraturan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *