Gran Fondo
Puluhan Warga Tertipu Beli Sembako Murah yang Ditawarkan Pelaku Ditengah Wabah Covid 19
Korban penipuan sembako murah saat membuat laporan di Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polda Sumsel Kamis (30/4) malam

Puluhan Warga Tertipu Beli Sembako Murah yang Ditawarkan Pelaku Ditengah Wabah Covid 19

Palembang, Detik Sumsel — Puluhan warga kota Palembang Kamis (30/4) malam mendatangi gedung Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polda Sumsel. Kedatangan mereka untuk membuat laporan karena sudah menjadi korban penipuan pembelian sembako murah yang ditawarkan pelaku ditengah wabah Covid 19.

Fajri (35), warga Jalan Gersik Kelurahan Sekip Tengah, Kelurahan 9 Ilir, Kecamatan Ilir Timur II, Palembang salah satu korban penipuan sembako harga murah menuturkan ia tergiur untuk membeli sembako yang ditawarkan pelaku karena harganya murah

“Paket sembako murah yang ditawarkan berupa beras 10 kilogram, minyak goreng 2 liter, tepung terigu satu kilogram, dan mie instan 10 bungkus seharga Rp 100 ribu. Murah sekali jadi saya tergiur,”katanya

Fajri pun membeli paket sembako dalam jumlah yang banyak rencananya paketan sembako itu, akan dibagikannya kepada karyawannya di distributor spare part motor. Sekitar 50 orang karyawan. “Eh awalnya lancar, nah waktu transaksi kedua mulai macet,” ungkapnya.

Baca Juga :   Personel Basarnas Temukan Tubuh Saidi

Akibat dari penipuan tersebut Fajri mengalami kerugian Rp 25 juta.

“Beras 10 kg, minyak 2 liter, tepung terigu sekantong, dan 10 bungkus mie instan. Tadinya hanya Rp 100 ribu, transaksi kedua naik jadi Rp 105 ribu, terus Rp 110 ribu,” ungkapnya.

Paul (43), warga Perumnas Sako, Palembang korban lainnya terpaksa gigit jari setelah uang 100 juta untuk membeli paketan sembako murah miliknya raib dibawa pelaku.

“Tadinya beli 200 paket hanya Rp 20 juta. Ditawari lagi harga murah jadi tergiur, kemudian ditawari 200 paket lagi sampai 500 paket Rp 50 juta. Total 100 juta, setelah ditunggu janjinya 6 hari paketan selesai dikirim, sampai sekarang tidak ada,” ungkapnya.

Baca Juga :   Pelaku Perampokan Afit, Rupanya Tetangganya Sendiri

Paul bilang penjual Nana, mengatakan cepat ambil paket murah kalau tidak diambil orang lain. “Karena itu dia menyakinkan, baru setelah itu curiga. Setelah komunikasi ternyata banyak korbannya,” katanya.

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Sumsel Kombes Pol Hisar Siallagan SIk melalui Kasubdit 3 Jatanras Kompol Suryadi SIk mengatakan saat ini pihaknya tengah melakukan pemeriksaan saksi-saksi dalam laporan kasus bermodus sembako murah.

Salah satu warga atas nama Poni, warga Jalan Selada Buncis, Kota Palembanf. LPB/316/IV/2020/SPKT Polda Sumsel, ia menderita kerugian Rp 500 juta atas perkara sembako murah ini.

“Kita periksa dan tindak lanjuti kasus ini. Pelaku bisa terancam pasal 368 KUHP tentang penipuan,” tukasnya.

Sejumlah saksi dan korban dalam kasus penipuan ini diperiksa oleh Unit IV Subdit 3 Jatanras Polda Sumsel untuk menindaklanjuti perkaranya.(oji)

H. Hendri Zainuddin, Manager Sriwijaya FC

About Fauzi

Avatar

Check Also

Dua Jam Api Berkobar, Sembilan Rumah Jadi Arang

Palembang, Detik Sumsel — Kebakaran hebat melanda pemukiman padat penduduk di Jalan Kiai Marogan Kecamatan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *