Pasang Iklan Detik Sumsel
Beranda Olahraga Puluhan Pelatih Ikuti Pelatihan Dasar Atletik

Puluhan Pelatih Ikuti Pelatihan Dasar Atletik

Tanggal : Pukul :
130
0
Foto bersama usai pelatihan Atletik. (Istimewa)

Palembang, Detik Sumsel-Sebanyak 80 pembina, pelatih dan guru olahraga mengikuti pelatihan dasar atletik yang digelar Dinas pemuda dan Olahraga Sumatera Selatan melalui dana dekon APBN Kementerian Pemuda dan Olahraga di Gedung Diklat Dinas Tenaga Kerja Prabumulih, pada 19 dan 20 November 2019.

Pelatihan dibuka langsung Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Sumatera Selatan Akhmad Yusuf Wibowo dan dihadiri ASDEP Tenor Kemenpora Firtian Judiswadarta, Wakil Ketua II Bidang Pembinaan Prestasi KONI Sumsel Syamsurramel, dan Kadispora Prabumulih Joko.

Firtian Judiswadarta, dalam sambutannya menceritakan, jika beberapa waktu lalu, ia membuka acara yang sama buat pelatih dan atlet difabel.

“Mereka punya semangat yang tinggi, jadi kita tidak boleh kalah,” katanya.

Untuk menjadi pelatih, harus mempunyai insting. Pelatih tak cukup menguasai materi atau teknik saja. Pelatih harus peka dengan talenta atlet yang masih belum ‘punya nama’ sama sekali.

Apalagi, cabor atletik menjadi salah satu cabor dengan perebutan medali paling banyak dalam event olahraga setingkat apapun, selain menembak.

Untuk menjadi juara umum dalam pesta olahraga, atletik selalu menjadi kunci dalam mencapai hal itu. Atlet berkualitas didapat dari pelatih yang juga punya kemampuan.

Firtian juga mengingat pelatih, untuk mengetahui atlet-atlet nasional dan bahkan mereka yang sudah tidak aktif lagi tapi berjasa bagi negara.

Pelatih yang punya wawasan, biasanya akan memudahkan mereka dalam meningkatkan kemampuan atlet ataupun membentuk karakter mereka.

“Pelatih juga harus dekat dengan atlet, komunikasi harus jalan,” ujarnya.

Terakhir, Firtian menyebut, jika kemenpora lewat keberadaan pelatih, sebenarnya telah menumbuhkan lapangan pekerjaan.

Pelatih juga menjadi lapangan pekerjaan baru di bidang olahraga, bagi mereka yang punya bakat dalam hal ini.

Ditempat yang sama, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Sumatera Selatan Akhmad Yusuf Wibowo menyampaikan, jika pemerintah sebenarnya telah mengatur soal pelatih, terkhusus untuk kesejahteraan mereka.

Jika atlet hasil binaan meraih medali emas dan dapat bonus, pelatih sudah pasti juga dapat. Begitupun, jika ada atlet berhasil menyabet medali emas untuk event besar, jika pelatih itu masih dibawah 35 tahun maka bisa diangkat menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN).

Menyambung soal insting pelatih seperti yang disampaikan Firtian, Yusuf mengungkapkan jika pertama kali yang menemukan bakat Rio Maholtra adalah Mittrisno. Saat itu, Rio Maholtra masih duduk di bangku kelas VI Sekolah Dasar.

Kini, Rio Maholtra jadi atlet andalan Indonesia dan Sumsel. Di Pekan Olahraga Wilayah (Porwil) X Sumatera di Bengkulu, Rio menyumbang medali emas. Ia pun, kini bersiap turun di SEA Games di Filipina.

“Telah jadi tugas dan tanggungjawab pelatih mencari atlet, bahkan sampai ke pelosok desa,” ucapnya. (Iyop/ril)

Hendri Zainuddin, Anggota DPD RI asal Provinsi Sumatera Selatan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here