Detik
Pemprov
Kanit Pidsus Polres Lahat, Ipda Chandra Kirana bersama anggota amankan pelaku pengancaman menggunakan sajam, Foto Istimewa

Pulang Merantau, Mamang Bejat Nyaris Bacok Keponakan

Lahat, Detik Sumsel – Respon cepat Unit Pidsus Satreskrim Polres Lahat, patut diacungi jempol. Hanya dengan hitungan jam, Ilham Maulana (48) pelaku pengancaman menggunakan senjata tajam berhasil dibekuk tanpa perlawanan.

Kejadian ini bermula, Kamis (25/2) sekitar pukul 10.00 WIB. Ketika bujang tue yang baru pulang dari tanah rantau di Kota Palembang ini tiba dikediaman orang tuanya di Sekip RT 015 RW 005, Kelurahan Pasar Lama, Kecamatan Kota Lahat. Namun sayang kepulangan buruh bangunan ini, rupanya tidak diterima oleh M Fahmi Abdullah (22), keponakannya sendiri yang juga tinggal di rumah tersebut.

Baca Juga :   Kasus Penyerangan Polisi di Empat Lawang, Peran 14 Pelaku Berbeda - beda

Hal itu rupanya membuat Ilham Maulana naik darah, ia pun langsung mengambil sebilah pedang panjang dan langsung mengayungkannya ke arah Fahmi. Beruntung Fahmi punya respon cepat, ia langsung mengambil gitar yang berada disebalahnya, untuk menangkis tebasan parang mamangnya yang bejat tersebut.

“Motifnya karena pelaku merasa tidak senang, tidak diperbolehkan tinggal di rumah orang tuanya,” kata Kapolres Lahat, AKBP Achmad Gusti Hartono SIK, melalui Kasat Reskrim, AKP Kurniawan H Barmawi SIK, Jumat (26/2).

Dari hasil pemeriksaan, penolakan tersebut lantaran lima tahun silam pelaku pernah pernah melakukan tindakan cabul, terhadap saudara perempuan korban. Hanya saja perkara tersebut tidak dilaporkan, namun pelaku diusir dari rumah orang tuanya tersebut.

Baca Juga :   Aplikasi SIAPEKA Resmi di Launching, Ini Kegunaannya

“Sesudah melakukan tindakan itu, pelaku langsung kabur. Pelaku kita amankan sekitar pukul 16.00 WIB, dikediaman rekannya di Jalan Residen Amaludin, Kelurahan Pasar Lama,” ucap, Kanit Pidsus, Ipda Chandra Kirana SH.

Akibat perbuatannya itu, Ilham kini mempunyai tempat tinggal baru, dibalik jeruji besi. Chandra mengimbau, masyarakat jangan mudah melakukan aksi serupa, apalagi sampai menggunakan senjata tajam.

“Sesuai imbauan Kapolres Lahat, masyarakat dilarang membawa sajam. Ini menghindari adanya tindakan berbahaya yang berujung pada tindakan pembunuhan,” imbaunya. (heru)

H. Hendri Zainuddin, KETUM KONI SUMSEL

About Heru Senovlan

Avatar

Check Also

Makmurkan 74 Masjid Dan 62 Musala

Muaraenim, Detik Sumsel- Menjelang bulan suci Ramadhan 1442 Hijriah, PT. Bukit Asam Tbk (PTBA) memakmurkan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *