Gran Fondo
Warga setempat saat menunjukkan lokasi pemukulan Hartini oleh penjahat bertopeng disekitar areal perkebunan. Foto Istimewa.

Pulang dari Kebun Hartini Diserang Penjahat Bertopeng

Lahat, Detik Sumsel – Warga Desa Negeri Kaya, Kecamatan Tanjung Sakti Pumi, Selasa (20/10) lalu sempat dibuat geger oleh sesosok pelaku kejahatan bertopeng. Pasalnya ada salah satu warga yang saat mau pulang dari berkebung, tiba-tiba diserang orang bertopeng hingga babak belur.

Kejadian ini menimpa Hartini (60), warga asli Desa Pajar Bulan, Kecamatan Tanjung Sakti Pumu, Lahat. Saat itu sekitar pukul 15.30 WIB, Hartini beranjak pulang dari kebun miliknya di Desa Negeri Kaya. Namun saat diperjalan persisnya di areal Lubuk Panjang, Desa Negeri Kaya, Hartini dihadang oleh orang tidak dikenal yang menggunakan topeng. Penjahat bertopeng itu langsung menyerang bagian belakang tubuh Hartini menggunakan sebilah kayu.

Baca Juga :   H Askolani : Saya Kuat Karena Anak-Anak

Tubuh rentah Hartini jelas tidak kuat menahan serangan penjahat bertopeng itu. Sayangnya bukannya kasihan melihat Hartini, penjahat bertopeng mala melepaskan tinju ke kedua mata lalu mencekik Hartini menggunakan kedua belah tangannya.

Penjahat bertopeng ini rupanya belum juga puas, ia membalikkan posisi badannya ke belakang dan berusaha menutup mulut Hartini dengan tangan kanannya. Sambil merintih kesakitan Hartini rupanya berusaha melakukan perlawan, Hartini sempat menggigit jari tangan penjahat bertopeng itu hingga tangan yang menutup mulut Hartini terlepas.

“Korban sempat diancam pelaku agar tidak menceritakan kejadian itu. Dari keterangan korban, usai mengancam pelaku langsung pergi,” terang Kapolres Lahat, AKBP Achmad Gusti Hartono SIK, melalui Kapolsek Tanjung Sakti, Iptu Nurhanas, Kamis (22/10).

Baca Juga :   DPP Golkar Tunjuk Sri Marheini Jabat Wakil DPRD Lahat

Akibat kejadian itu Hartini terpaksa mengalami luka memar di punggung, luka memar di pelipis mata kana dan kiri, luka lecet kaki kiri, dan trauma karena diancam akan dibunuh oleh penjahat bertopeng.

“Anggota sedang memburu pelaku, doakan semoga pelau cepat tertangkap. Untuk motif kita juga belum tahu apa. Kalau keterangan korban dan saksi, tidak tahu soal identitas pelaku,” sampai Nurhanas. (heru).

H. Hendri Zainuddin, Manager Sriwijaya FC

About Heru Senovlan

Avatar

Check Also

Update COVID-19 Muba: Nihil Penambahan Kasus

Sekayu, Detik Sumsel – Gugus Tugas Penanganan COVID-19 Muba, Minggu (29/11) mengkonfirmasi nihil penambahan kasus …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *