Iklan
Pemprov

Program Magrib Mengaji dan Program Penghafal Al-quran

Pangkalan Balai, Detik Sumsel – Bupati Banyuasin H.Askolani,SH MH datang dan menyapa masyarakat Desa Pulau Harapan Kecamatan Sembawa Kabupaten Banyuasin. Kedatangan orang nomor satu di Banyuasin ini dalam rangka memenuhi undangan masyarakat untuk Meresmikan Masjid Amaliah di Dusun Sangaji, Jum’at (28/09).

Sebagai Pemimpin, H Askolani tidak merubah gaya, beliau tetap menyapa, senyum dan merangkul rakyatnya. Terbukti ketika hadir di Dusun Sangaji masyarakat begitu bergembira menyambut pemimpin mereka, canda tawa, senyum sapa dan pelukan menghiasi pertemuan tersebut.

Dari bahasa tubuhnya, seolah H Askolani menegaskan bahwa saya bisa seperti ini karena kalian, karena masyarakat Banyuasin. Terus dukung saya dan mari kita bangun Banyuasin yang kita cintai ini secara bersama-sama.

Begitu juga masyarakat dengan rangkulan eratnya, seolah menegaskan bahwa mereka siap untuk memikul beban berat ini bersama H Askolani-H Slamet untuk mewujudkan mimpi menuju Banyuasin Bangkil Adil dan Sejahtera 2018-2023.

Seperti biasa, orang nomor satu di Banyuasin ini menyempatkan diri untuk memberi santunan kepada anak yatim piatu.

Baca Juga :   Masih Ada Warga OKU yang Tidak Memakai Masker

“Terima Kasih, Saya bisa hadir di sini sebagai Bupati Banyuasin berkat doa dan dukungan Bapak/Ibu/sdr/i sekalian. Jangan berhenti dukung saya dan pakde Slamet dan mari kita bangun Banyuasin ini secara bersama-sama, “harap H Askolani.

Didepan masyarakat, H Askolani mengatakan konsep pembangunan yang akan dilakukannya lima tahun kedepan yakni konsep kombinasi antara pembangunan fisik infrastruktur dan pembangunan jiwa raga mental spiritual.

” Dari tujuh program unggulan yang tertuang dalam visi misi Banyuasin Bangkil Adil dan Sejahtera 2018-2023, ada dua program iman dan taqwa yang akan segera di luncurkan yakni Program Magrib Mengaji dan program penghafal al-quran, ” katanya.

Program magrib mengaji akan dipusatkan di masjid dan mushollah disetiap desa dalam Kabupaten Banyuasin. Dimana para ustad dan ustaza akan diberikan isentif oleh Pemkab Banyuasin dan para siswa yang belajar biayanya ditanggung Pemkab Banyuasin.

Baca Juga :   Istri Wabup Banyuasin Meninggal Dunia

” Senin 1 Oktober saya akan meletakan batu pertama pembangunan rumah Tahfiz Al Qodiri Banyuasin di Desa Tanjung Laut Kecamatan Suak Tapeh, disini anak-anak bisa belajar dan menjadi hafiz. Program ini juga akan melibatkan Ponpes dan Rumah Tahfiz yang ada di seluruh Banyuasin, dimana nanti Pemkab Banyuasin akan membiaya operasional dari kegiatan tersebut. Pendek kata, anak-anak yang mau menjadi Hafiz dan Hafizo tidak dipungut biaya alias gratis, ” terangnya.

Bupati H Askolani mengatakan pembangunan Banyuasin ini tidak hanya difokuskan pada sektor infrastruktur saja, namun juga membangunan manusia yang beriman dan bertagwa. Salah satu caranya dengan program Magrib Mengaji dan program penghafal al Quran tersebut.
Dengan program ini lanjut Ketua DPC PDI Perjuangan Banyuasin ini, pihaknya tidak mau lagi mendengar ada anak-anak yang tidak bisa tulis baca Al Quran. (Faz)

H. Hendri Zainuddin, KETUM KONI SUMSEL

Check Also

Targetkan Hanura Pagaralam Lima Kursi di Pileg 2024

Pagaralam, Detik Sumsel- Setelah sukses menggelar menggelar Musyawarah Cabang (Muscab) Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *