Iklan
Pemprov

Prof. Nyayu Khodijah: Kolaborasi Peradaban Melayu Islam Dalam Buku Allah dan Alam Semesta

Palembang, Detik Sumsel — Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Fatah Palembang menjadi tamu kehormatan dalam peluncuran dan diskusi secara virtual tentang buku berjudul “Allah dan Alam Semesta: Perspektif Tasawuf Falsafi”, yang diadakan oleh Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU). Senin, (3/5/2021).

Rektor UIN Raden Fatah Palembang, Prof. Dr. Nyayu Khodijah, M.Si mengucapkan terima kasih telah dilibatkan pada kegiatan penting, yakni peluncuran sebuah karya besar guna memperluas wawasan pengetahuan dari sisi tasawuf falsafi.

“Peluncuran dan bedah buku Allah dan Alam Semesta: Perspektif Tasawuf Falsafi, akan memperkaya bahan kajian akademisi UIN Raden Fatah, karena buku tersebut memiliki perpaduan dengan Islam Melayu di Palembang,” ungkap Prof. Nyayu Khodijah.

Baca Juga :   Tiap 20 Kilometer Disiagakan Posko Patroli

Prof. Nyayu Khodijah menambahkan, buku tersebut akan menjadi bahan rujukan utama bagi mahasiswa khususnya di Program Studi Tasawuf  dan Psikoterapi Fakultas Ushuludin dan Pemikiran Islam, serta di Fakultas Psikologi karena memiliki kolaborasi dengan pengetahuan tasawuf falsafi.

Buku yang diluncurkan itu adalah terjemahan dari karya disertasi Prof. Dr. KH Said Aqil Siroj, MA yang berjudul: Shilatul Lah bil Kawn fit Tashawwuf Al Falsafi. Ketika Kiai Said ingin mencapai gelar doktor di Jurusan Aqidah Filsafat, Fakultas Ushuluddin, Universitas Umm Al-Qura, Mekkah, Arab Saudi.

Baca Juga :   Sah, 4 Pemain Baru Siap Diturunkan Lawan Perserang

Buku itu berisi tentang pembelaan Kiai Said terhadap aliran tasawuf dalam Islam. Dia berusaha memberikan pandangan soal tasawuf.

“Saya ingin menjawab kritikan bahkan cacian orang terhadap pandangan tentang tasawuf. Di mana kelemahan tasawuf yang dikritisi Wahabi, sehingga saya pun objektif menjawab kritikan atau objektif bersikap seperti apa,” ungkap Kiai Said.

Ada dua orang narasumber dihadirkan dalam bedah buku tersebut, yaitu Dr. Haidar Bagir, MA dari Pres Direktur Kelompok Mizan, dan Prof. Dr. Asep Usman Ismail, M. Ag, Guru Besar Tasawuf UIN Jakarta dan Dewan Pakar Pusat Studi Al-Quran. (Ril)

H. Hendri Zainuddin, KETUM KONI SUMSEL

Check Also

Fauzi Amro Tegaskan Fraksi NasDem Tolak Rencana Kenaikan Pajak Sembako dan Pendidikan, Ini Alasannya

Jakarta, Detik Sumsel – Pemerintah berencana akan menjadikan bahan pokok atau sembako serta biaya pendidikan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *