Penghapusan Denda dan Bunga Pajak Kendaraan oleh Pemprov Sumsel
Jhoni Saihu, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Ogan Komering Ulu
Jhoni Saihu, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Ogan Komering Ulu

Produksi Beras di OKU Mencapai 75 Ribu Ton Pertahun

BATURAJA — Hasil pertanian beras yang dikelola dan dihasilkan oleh para petani di Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) ternyata dapat mencukupi jumlah kebutuhan pangan beras di wilayah Bumi Sebimbing Sekundang. Hal ini diungkapkan oleh Kepala Dinas Pertanian Kabupaten OKU, Ir Jhoni Saihu, Rabu (28/8).

Dikatakan Jhoni, hasil pertanian beras yang dihasilkan oleh petani OKU dalam pertahunya tercatat sekitar 75 ribu ton.  “Kalau lihat hasilnya kita sudah tidak perlu beras dari luar, “kata Jhoni.

Namun begitu, Jhoni tak menampik jika masih banyak masyarakat yang membeli beras lain seperti dari Belitang OKUT. Mengapa demikian, sebab para petani beras OKU setelah panen enggan menjual kembali ke pasaran, mereka lebih memilih menyimpanya untuk dikonsumsi dalam jangka panjang.

Baca Juga :   Pemuda pemudi Sriwijaya se Jabotabek: Firli Sah Sebagai Ketua KPK Terpilih Karena Dipilih Wakil Rakyat

Untuk kualitas Jhoni mengaku beras lokal OKU tak kalah kualitasnya dari beras luar seperti dari kabupaten tetangga. “Jadi bedanya petani kita tidak mau jual beras. Kalau kualitas tidak kalah selain itu harganya sama dipasaran,”tuturnya.

Lebih dari diungkapkan Jhoni, daerah penghasil beras tersebar dibeberapa wilayah kecamatan seperti kecamatan Sinar Peninjauan, KPR, Semidangaji, Pengandonan, Ulu Ogan dll. (fei)

H. Hendri Zainuddin, Manager Sriwijaya FC
Lakukan Penukaran Uang

About Redaksi DetikSumsel.com

Avatar
Jln Letnan Murod Talang Ratu KM 5 Palembang, No 725 Rt 16/05 Kecamatan Ilir Timur I, Kota Palembang. Email: detiksumsel@gmail.com, Facebook: Koran Detik Sumsel, Twiter @DetikSumsel, Instagram: @DetikSumsel. Telephon: 0711-571684

Check Also

Industri Keuangan Sumsel Terus Menunjukkan Trend Positif

Palembang, Detik Sumsel – Pandemi covid-19 membuat ekonomi Indonesia pada triwulan 1 -2020 terkoreksi cukup …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *