Penghapusan Denda dan Bunga Pajak Kendaraan oleh Pemprov Sumsel
Pria Beristri di OKU Bunuh dan Setubuhi Siswi SMP Sebanyak Dua Kali
Korban RN saat dimakamkan di TPU Desa Tubohan.

Pria Beristri di OKU Bunuh dan Setubuhi Siswi SMP Sebanyak Dua Kali

Baturaja, Detik Sumsel — RN (13) warga Dusun II Desa Tubohan Kecamatan Semidang Aji Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Jumat (3/4) kemarin ditemukan warga tewas dengan kondisi mengenaskan di areal hutan dekat lapangan olahraga Desa Tebing Kampung Kecamatan Semidang Aji tak jauh dari sekolah korban.

Korban yang merupakan siswi salah satu SMP di Kecamatan Semidang Aji ditemukan tewas setelah sebelumnya pamit untuk latihan pramuka disekolah. “Ya benar ada kejadian tersebut, dan terduga pelaku ASW (19) warga desa Tubohan Dusun II Kecamatan Semidang Aji juga sudah kita amankan,” kata Kapolres OKU AKBP Arif Hidayat Ritonga SIK MH melalui Kasat Reskrim Polres OKU AKP Wahyu Setyo Pranoto SH SIK Sabtu (4/4).

Dijelaskan Wahyu motif pembunuhan ini diduga pelaku menyukai korban. Kejadiannya berawal dari pelaku yang mengirim pesan kepada korban melalui aplikasi messenger Facebook pada Kamis (2/4), pelaku memberitahukan kepada korban untuk latihan pramuka di sekolah.

“Lalu esok harinya korban datang kesekolah dengan di antar oleh orang tuanya sampai di gerbang sekolah dan orang tua korban menunggu di kantin depan sekolah, setelah itu korban langsung masuk ke sekolah dan menuju ke aula yang berada di belakang sekolah,” tuturnya.

Baca Juga :   Sajikan Makanan Serba Durian

Lalu tidak lama kemudian tersangka pun datang ke aula dan keduanya bertemu lalu korban langsung diajak menuju ke lapangan olahraga, setelah tiba dilapangan olah raga tersangka menyuruh korban untuk berbalik membelakanginya.

“Saat itulah pelaku mengambil kayu yang ada disekitar TKP dan memukul kepala bagian belakang korban sehingga korban jatuh tersungkur dan pingsan,”tambahnya.

Tersangka lalu mengangkat tubuh korban menuju hutan dekat lapangan olahraga, korban diikat menggunakan tali rafia yang mana tali rapia dan mulut korban dibekap oleh pelaku.  setelah itu tersangka hendak menyetubuhi korban yang pada saat bersamaan korban bergerak dan berusaha berontak, tersangka kemudian kembali memukul wajah korban. Dalam keadaan lemas kemudian korban disetubuhi oleh tersangka.

Setelah menyetubuhi korban tersangka lalu mencekik leher korban hingga korban tidak bergerak lagi, karena ingin memastikan korban benar-benar tewas tersangka lalu mangambil kayu kecil dan menusukan ke tubuh korban bagian rusuk dan di bawah payudara dengan kuat, lalu timbul hasrat tersangka untuk kembali menyetubuhi korban. Usai meyetubuhi korban tersangka merapikan baju korban dan menutupi dengan daun-daun yang berada di sekitar TKP.

Baca Juga :   Askolani : Tradisi Makan Seusai Sholat Jumat Harus Dilanjutkan

Adapun barang bukti yang diamankan lanjut Kasat satu batang kayu bulat, panjang 80 Cm
-satu buah topi pramuka, dua helai dasi pramuka warna merah putih, satu helai dasi pramuka warna coklat, satu buah tas warna merah, sepasang sepatu warna hitam putih, satu gulung tali rafia warna merah, satu pasang sandal, satu helai baju olahraga warna hijau, serta pakian korban

“Kasus ini masih kita dalami, Tersangka terancam pasal 340 Subsider 338 KUHP,” tukas kasat.

Terpisah, Kepala Desa Tebing Kampung Turiman mengatakan orang tua korban sempat kerumahnya dan memberitahukan anaknya hilang saat latihan pramuka disekolah.  “Kemudian saya meminta masyarakat untuk ikut mencari, dan menemukan jasad korban di hutan dekat lapangan sekolah,” tuturnya.

Diceritakan Turiman, terduga pelaku merupakan seorang pria berumur 19 tahun dan telah memiliki istri. Sehari-hari pelaku tinggal di rumah orang tuanya di desa Tebing Kampung tak jauh dari sekolahan korban, “Terduga pelaku ini sudah punya istri dan anak, namun anaknya sudah meninggal,”jelasnya. (fei)

H. Hendri Zainuddin, Manager Sriwijaya FC
Lakukan Penukaran Uang

About Feriandi

Avatar

Check Also

Kegiatan Keagamaan di Lapas Kelas I Merah Mata, Warga Binaan Ikuti Prokes

Palembang, Detik Sumsel — Di tengah pandemi Covid 19 yang masih mewabah, tidak mengurangi aktivitas …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *