Jajaran Redaksi Media Online DetikSumsel.com mengucapkan Hari Guru
Rendi/Detik Sumsel - Kasat Reskrim Polres Pagaralam, AKP Acep Yuli Sahara SH saat ditemui di ruang kerjanya. 

Polres Pagaralam Bakal Periksa Soal Pembuangan Sampah Medis

Pagaralam, Detik Sumsel – Ditemukannya dua kantong plastik bekas sampah medis yang dibuang di aliran sungai di kawasan Jl Padang Tebung menuju Desa Cawang Baru Dempo Utara beberapa waktu lalu, menjadi perhatian banyak pihak.

Hal ini karena sampah medis yang diduga bekas hasil rapid test ini, sudah membuat masyarakat sekitar cemas dan was-was bakal menyebabkan pencemaran lingkungan.

Menyikapi hal ini, Kasat Reskrim Polres Pagaralam, AKP Acep Yuli Sahara SH saat ditemui di ruang kerjanya mengatakan, pihaknya telah mendapat info tersebut. Bahkan, ia mengatakan jika saat ini dua kantong sampah medis sudah ditarik oleh pihak Dinas Kesehatan Pagaralam.

“Ya kita sudah mendengar kabar tersebut dan pada saat itu juga, Dinkes langsung menerjunkan anggotanya untuk mengambil sampah tersebut,” ujarnya, Senin (19/10).

Baca Juga :   Jenazah Iqbal Bocah SD Hanyut, Belum Ditemukan

Saat dikonfirmasi kelanjutan masalah tersebut, Acep menerangkan jika pihaknya akan melakukan pemanggilan terhadap terkait yang berhubungan dengan pembuangan sampah medis tersebut.

“Secepatnya akan kita lakukan pemanggilan dan pemeriksaan kepada pihak yang bertanggung jawab terhadap sampah medis tersebut. Selain itu juga kita akan mengumpulkan bukti dan saksi di lapangan,” ungkapnya.

Pihaknya juga meminta kepada masyarakat Pagaralam untuk lebih berperan aktif melaporkan ke pihak berwajib jika terdapat kejadian serupa di wilayah hukum Polres Pagaralam.

“Sebab selain berbahaya bagi masyarakat dan lingkungan, hal ini juga terdapat unsur pidana dengan ancaman kurungan empat tahun penjara,” tegasnya.

Sebelumnya Dinkes juga mengakui jika sampah tersebut benar sampah medis, pasalnya tampak ada suntikan dan alat rapid test.

Baca Juga :   Lantik Pejabat Fungsioner, Ini Pesan Cik Ujang

“Itu benar sampah medis karena ada suntikan. Namun kita tidak tahu siapa oknum yang membuang sampah di aliran sungai tersebut,” jelasnya.

Pihaknya Dinkes memastikan jika sampah itu juga dari fasilitas kesehatan, namun belum tahu apakah dari Puskesmas atau klinik kesehatan yang ada di Pagaralam.

“Kalau dari rumah sakit atau Dinkes itu tidak mungkin karena rumah sakit dan Dinkes kita memiliki tempat sampah medis itu sendiri,” ungkapnya.

Namun untuk siapa pelaku pembuang sampah tersebut, Dinkes masih melakukan pencarian dan menelusuri asal dari sampah medis yang dibuang di sungai tersebut. (rendi)

H. Hendri Zainuddin, Manager Sriwijaya FC

About Rendi Pagaralam

Avatar

Check Also

Dandim Lahat: Prajurit Jangan Terlibat Main Wanita

Lahat, Detik Sumsel — Berkaca dari jumlah banyaknya jumlah mutasi prajurit di jajaran Markas Komando …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Jajaran Redaksi Media Online DetikSumsel.com mengucapkan Sumpah Pemuda