Iklan

Detik
Pemprov
Polres OI Ajak Warga Tinggalkan Budaya 'Tujah'
Polres OI Ajak Warga Tinggalkan Budaya 'Tujah'

Polres OI Ajak Warga Tinggalkan Budaya ‘Tujah’

Indralaya, Detik Sumsel — Ogan Ilir(FGD), Kamis (06/03). FGD yang mengangkat tema ‘Tujah, Apakah Budaya?’ digelar di Gedung Bumi Caram Seguguk Komplek Perkantoran Terpadu (KPT) Tanjung Senai OI.

Kapolres OI, AKBP Imam Tarmudi SIk MH mengatakan, beberapa tahun terakhir ini angka kriminalitas di Kabupaten OI terus mengalami peningkatan. Oleh karena itu, dengan adanya sosialisasi diharapkan bisa menurunkan angka tersebut.

“Selain itu juga kita ingin menghilangkan budaya ‘tujah’ atau penusukan. Di tahun 2020 ini sudah banyak nyawa yang melayang akibat saling membunuh ditambah tidak lama lagi kita masuk Pilkada,” katanya.

Baca Juga :   Perkuat Silaturahmi Melalui Olahraga Badminton

Dirinya juga mengajak seluruh lapisan masyarakat OI untuk menghilangkan budaya penusukan ini.

“Mari kita hilangkan budaya tujah ini, jika pun ada masalah bisa diselesaikan permasalahan tersebut dengan cara damai,” terangnya.

Selain itu juga Kapolres OI mengimbau masyarakat untuk tidak membawa sajam jika tidak diperlukan.

“Saya mengimbau masyarakat OI untuk meninggalkan budaya membawa sajam karena ada undang-undangnya. Jika ke depan masih membawa sajam dengan sengaja, bisa diancam hukuman penjara maksimal 10 tahun penjara,” pungkasnya. (AL)

H. Hendri Zainuddin, KETUM KONI SUMSEL

About Jamaluddin

Avatar

Check Also

Safari Ramadhan di Desa Cendana, Bupati Askolani Bantu Mesin Genset dan Bedah Rumah

Pangkalan Balai, Detik Sumsel- Bupati Banyuasin H Askolani didampingi Wabup H Slamet memulai rangkaian safari …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *