Pasang Iklan Detik Sumsel
Pasang Iklan Detik Sumsel
Beranda Daerah Polisi Ringkus Dua Bandit Pecah Kaca Spesialis Nasabah Bank

Polisi Ringkus Dua Bandit Pecah Kaca Spesialis Nasabah Bank

Tanggal : Pukul :
1763
0
Pelaku Nopi tampak tertatih-tatih menggendong rekannya Egal yang dihadiahi timah panas oleh anggota Satreskrim Polres Prabumulih. (Ichal/detiksumsel)

Prabumulih, Detik Sumsel – Aksi kejahatan di Kota Prabumulih belakangan ini makin marak terjadi. Kali ini, kawanan bandit pecah kaca berhasil menggasak uang senilai Rp. 50 juta milik seorang nasabah bank bernama Hendri Awan (39) warga Dusun IV, Desa Dalam Kecamatan Belimbing, Kabupaten Muara Enim.

Peristiwa yang dialami korban terjadi pada Senin (8/10) sekitar pukul 14.30 WIB, di Jalan Jenderal Sudirman tepatnya di depan Toko Bollywod samping Bank BCA Kota Prabumulih, Kecamatan Prabumulih Utara.

Beruntung dua dari empat kawanan pelaku berhasil diringkus anggota Satreskrim Polres Prabumulih. Kedua pelaku yakni Saldi Nopi (39), warga Jalan Mayor Ruslan, Kecamatan Air Lintan, Kabupaten Muaraenim dan seorang rekannya yakni Egal (45) warga Perumahan Permata, Kabupaten Ogan Ilir.

Kedua pelaku ditangkap dikediamannya masing-masing pada waktu yang berbeda. Pelaku Saldi Nopi ditangkap petugas Selasa, (9/10) sekira pukul 17.00 WIB. Selanjutnya petugas kembali menciduk Egal pada Rabu, (8/10) pukul 01.00 WIB.

Dari tangan kedua pelaku berhasil diamankan barang bukti uang hasil kejahatan senilai Rp 4,5 juta, satu unit sepeda motor shogun, satu lembar baju warna hitam, satu buah tas selempang, celana pendek serta helm warna hitam. Guna kepentingan penyelidikan kedua pelaku berikut barang bukti diamankan di Mapolres Prabumulih.

Baca Juga :   Simpan Sabu Dibawah Jok Motor, Sofyan Diciduk Polisi

Kapolres Prabumulih AKBP Tito Travolta Hutauruk SIK MH menjelaskan, kejadian yang menimpa korban bermula saat dirinya usai menarik uang senilai Rp 75.000.000,- di Bank Mandiri komplek Pertamina. Kemudian dengan menggunakan mobilnya seorang diri, korban pergi menuju bank BRI untuk mengirimkan uang Giro sebesar Rp. 25 juta.

Setelah itu sisa uang Rp 50 juta yg di bungkus plastik warna hitam di letakan korban di bawah jok sopir. Korban pun kemudian melanjutkan perjalanan menuju konter handphone untuk membeli HP dan memarkirkan mobilnya di depan toko kain Bollywod samping bank BCA.

Usai berbelanja seorang tukang parkir mengatakan bahwa ban mobil belakang sebelah kiri pecah. Korban pun langsung membongkar ban dan mengganti dengan ban serap. Sayangnya saat korban tengah sibuk mengganti ban mobil, ia tidak sadar bahwa para pelaku telah menggasak uang miliknya.

“Dalam menjalankan aksinya keempat pelaku berbagi tugas. Pelaku Nopi bertugas mengawasi dan mengintai korban di dalam bank, sedangkan pelaku Egal bertugas sebagai joki membawa sepeda motor dan mengawasi situasi di luar bank. Selanjutnya, dua pelaku lain yang saat ini menjadi target polisi yakni berinisial DI dan DM bertugas sebagai eksekutor,” ujar Kapolres saat menggelar konfrensi pers, Selasa (10/10).

Baca Juga :   Walikota Prabumulih Data Pedagang PTM II

Kasat Reskrim AKP Eryadi Yuswanto SH menjelaskan, tertangkapnya kedua pelaku berkat hasil pengembangan penyelidikan dari rekaman kamera pengintai yang terpasang di lokasi bank.

“Selain itu kita juga mencocokkan hasil rekaman kamera pengintai yang ada di lampu merah Simpang Empat Bawah Kemang,” jelasnya.

Para kawanan bandit pecah kaca ini, sambung Eryadi merupakan pelaku kejahatan specialis nasabah bank. Hal ini diperkuat dari pengakuan para pelaku yang telah beraksi hingga puluhan kali di berbagai wilayah.

“Khususnya pelaku atas nama Egal telah beraksi sebanyak 23 kali. Diantaranya Sumsel, Bekasi, Riau dan Lombok. Kita masih mengejar pelaku lainnya, mudah-mudahan dalam waktu dekat bisa tertangkap,” tegasnya.

Sementara itu, Egal mengaku nekat melakukan aksi tersebut lantaran terdesak kebutuhan ekonomi. Untuk itu ia mengajak rekannya Nopi, DD dan DM melancarkan aksi tersebut.

Sebenarnyo la lamo aku dak beraksi. Tapi kareno lagi dak katek duit timbul ide nak ngelakukenyo. Makonyo aku ngajak kawan-kawan untuk bergerak. Hasilnyo kami bagi empat,” tandasnya. (Ichal)

Hendri Zainuddin, Anggota DPD RI asal Provinsi Sumatera Selatan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here