Pemerintah Sumatera Selatan
TAG TOYOTA
BANK INDONESIA
17 Agustus 2020
Beranda Kriminal Polisi Rekonstruksi Kasus Pembunuhan Kakak Angkat, Ini Adegannya

Polisi Rekonstruksi Kasus Pembunuhan Kakak Angkat, Ini Adegannya

Tanggal : Pukul :
210
0
Polisi Rekonstruksi Kasus Pembunuhan Kakak Angkat, Ini Adegannya
Tersangka Rohmadon alias Madon memperagakan saat dirinya menusuk korban Khairuddin Subatra alias Heru yang tewas beberapa waktu lalu

Palembang, Detik Sumsel — Untuk melengkapi berkas perkara pencurian disertai dengan pembunuhan terhadap Khairuddin Subtra (35) yang tewas dengan tusukan di leher, dagu, mulut dan tangannya beberapa waktu lalu.

Subdit III Jatanras Polda Sumsel menggelar rekonstruksi Senin (6/7), rekonstruksi ini diperankan langsung oleh dua tersangka Romadon Irwansyah (24) warga Jalan Lettu Karim Kadir, Kelurahan Pulokerto, Kecamatan Gandus, dan M Risky (16), warga Jalan Lettu Karim Kadir, Kelurahan 36 Ilir, Kecamatan Gandus.

Dalam rekonstruksi ini turut disaksikan keluarga korban dan keluarga kedua tersangka.

Rekonstruksi dengan 22 adegan ini terlihat jelas kedua tersangka terlebih dahulu merencanakan aksinya.

Dimana Riski menjadi otak pelaku pembunuhan yang juga adik angkat korban pada Jumat 05 Juni 2020 sekitar pukul 18.30 WIB, tersangka Madon pusing memikirkan hutang dengan koperasi Rp 800 ribu.

Tersangka Madon kemudian menemui Risky di rumahnya Musi 2. Tersangka Madon meminta tolong dicarikan uang, lalu tersangka Risky mengatakan “Ado kakak angkat aku, kito ke rumahnyo”.

Kedua tersangka lalu ke rumah korban Khairuddin, di Jalan Naskah II, Kecamatan Sukarame, sekitar pukul 21.00 WIB. Mereka Madon dan Risky satu motor dan korban Khairuddin sendirian pakai motor Honda Beat berjalan beriringan.

Baca Juga :   Rekonstruksi Pembunuhan Honorer BPKAD Sumsel, Wartawan Dilarang Masuk ke Kantor BPKAD

Setelah tiba di rumah Madon, di Kelurahan Pulokerto, Kecamatan Gandus. Tersangka Madon meminta korban dan Risky duduk di pondokan, pelaku Madon masuk mengambil minum sambil menoleh memberikan kode menggelengkan leher.

Tersangka Madon dan Risky masuk ke dapur sambil berkata, “Payo kito lanjake budak ini, kita bunuh bae. Kito embek motornyo,”. Ajakan itu diiyakan Risky, “Kito Lewat jalan rusak jalan sepi PT ABP,”. Lalu Madon mengambil sebilah pisau.

Selepas minum, pelaku Madon mengajak Risky dan korban untuk jalan keluar dengan motor bonceng tiga. Dengan posisi korban Heru duduk ditengah pakai motor korban Heru.

Adengan 7, pelaku Madon dan Heru turun berjalan karena jalan rusak, dari belakang pelaku Madon langsung menikam leher kanan korban Heru dengan sebilah pisau. Korban menoleh kembali wajahnya ditusuk, namun ditangkis korban.

Adengan 10, korban Heru terjatuh, Madon kembali menusuk wajah korban membabi buta hingga melukai dagunya. Kembali tusukan mendarat di selangkangan kaki korban.

Baca Juga :   Ditangkap Bawa Sajam, Ternyata Yadiansyah Buronan Kasus Pembunuhan

Pelaku Madon kabur dan Risky membantu korban dengan mengangkatnya ke motor. Kemudian membawanya ke rumah korban Heru di Jalan Naskah II, Kecamatan Sukarame.

Risky menggedor rumah tetangga, yakni saksi Tono, Candra dan Zahri. Risky juga sempat menggasak ponsel korban, lalu membawa korban ke RS Myiria memakai motor korban di ikuti saksi Candra dan Zahri juga pakai motor.

Adegan 19, tersangka Risky membawa korban dengan dibantu saksi Izhar bonceng tiga ke RSMH Palembang.

Terakhir adegan 22, sekitar pukul 03.00 WIB, pelaku Risky dan saksi Izhar pulang ke rumah di Jalan Naskah II, Sukarame. Saat saksi Izhar masuk untuk mengambil kain, Risky kabur tancap gas dengan membawa motor Honda Beat korban.

Kasubdit III Jatanras Polda Sumsel Kompol Suryadi SIk didampingi Kanit I Kompol Antoni Adhi SH MH membenarkan telah menggelar reka ulang pembununuhan terhadap korban Khairuddin Subatra alias Heru.

“Reka ulang dilakukan dengan 22 adengan untuk melengkapi berkas sebelum dilimpahkan ke Penuntut Umum. Pelaku kita jerat dengan pasal 365 KUHP dan 338 KUHP ancamannya seumur hidup,”katanya.(oji)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here