Pasang Iklan Detik Sumsel
Beranda Liputan Khusus Polemik Parkir Kendaraan di Luar Garasi

Polemik Parkir Kendaraan di Luar Garasi

Tanggal : Pukul :
509
0
Ilustrasi/Grafis: Raam/Detik Sumsel

Lipsus, Detik Sumsel- Semakin banyaknya warga yang memiliki mobil sebagai kendaraan pribadi, rupanya juga memunculkan polemik di tengah masyarakat. Tak hanya disebut menjadi penyebab semakin parahnya kemacetan di jalan raya, mobil pribadi yang tidak ‘disimpan’ di dalam garasi rumah, kerap menimbulkan konflik dalam masyarakat.

Tak sedikit keluhan yang diungkapkan warga ketika mendapati mobil pribadi tetangga yang ternyata diparkir di pinggir jalan. Polemik ini kerap muncul di kompleks perumahan. Banyak warga yang memiliki mobil pribadi, namun tidak menyiapkan garasi terlebih dulu.

Mobil tersebut diparkirkan di pinggir jalan di depan rumah atau bahkan tak jarang menutupi rumah tetangga. Apalagi jika mobil yang dimiliki lebih dari satu.

Imron misalnya, yang semakin hari merasa semakin kesal dengan ulah tetangganya. Mobil milik tetangganya diparkirkan tepat di depan rumahnya. Tak hanya itu, mobil tetangganya itu bahkan sering menutup akses keluar masuk Imron dari rumahnya.

Baca Juga :   Prestasi Kota Palembang Patut Disyukuri

“Kadang kalau pagi mau berangkat kerja, harus gedor tetangga dulu mau minta dipindahkan mobilnya. Kan capek juga, mau keluar rumah sendiri, harus ngomong sama tetangga dulu,” ujar warga kompleks di kawasan Sako Borang itu.

Bahkan tak jarang ia mendengar tetangganya ‘mengomel’ karena ia selalu meminta mobil tersebut dipindahkan. “Ya itu, kalau tidak sabar mungkin sudah berantem. Pernah saya dengar dia ngomel, katanya saya sibuk sekali bangunin dia terus setiap pagi untuk minta geser mobilnya. Lah kan saya mau keluar rumah saya, mobilnya nutupin pintu saya, apa harus saya tabrak saja biar tidak diparkir depan rumah saya ya,” ungkapnya terdengar kesal.

Ia berharap ada perhatian dari pemerintah untuk mengatur parkir kendaraan pribadi di garasi sendiri. “Menurut saya ini penting ya, karena ini banyak sekali. Di kompleks saya itu mobil yang parkir di jalan, bisa dari depan sampai bagian belakang, dan itu sudah mengganggu kenyamanan sebagai warga perumahan. Tolonglah pemerintah pikirkan soal ini,” ucapnya.

Baca Juga :   Terbengkalai, Danau OPI Belum Tersentuh Pemerintah

Lain lagi yang diungkap Kurniawan, warga kawasan Pahlawan Kecamatan Kemuning. Dirinya mengaku cukup terganggu dengan banyaknya warga yang memarkirkan kendaraannya di tepi jalan umum, yang terletak di dekat kediamannya SDN 159 Palembang.

“Memang sih masih bisa lewat kalau melintas, namun agak ngerasa risih saja kalau pas kebetulan lagi berlintasan dengan pengendara lain yang ada di depan, sehingga harus minggir lebih dulu,” ucapnya.

Senada diungkapkan Fadli, yang menilai seharusnya para pemilik kendaraan yang memarkirkan kendaraan di pinggir jalan mendapatkan denda, mengingat cukup mengganggu pengendara yang sedang melintas. (DP/Bra)

Hendri Zainuddin, Anggota DPD RI asal Provinsi Sumatera Selatan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here