Pasang Iklan Detik Sumsel
Beranda Palembang PK 2020 Bisa Jadi Basis Data Pembangunan Seluruh Sektor

PK 2020 Bisa Jadi Basis Data Pembangunan Seluruh Sektor

Tanggal : Pukul :
176
0
Suasana mentoring uji coba PK 2020 di Saung Eva Kabupaten Muara Enim.(Istimewa)

Palembang, Detik Sumsel – Hasil Pendataan keluarga (PK) yang dilakukan BKKBN saat ini, akan menjadi basis data (data based) karena pendataan dilakukan secara akurat mengunakan sistem by name by anddres.

Hasil pendataan keluarga (PK) ini sendiri baru akan dilaksanakan pada tahun 2020 mendatang, sebagai patokan data untuk pembagunan di Indonesia. Demikian dikatakan Kasubbid pengembangan sistem pencatatan dan pelaporan Direktorat Pelaporan dan statistik BKKBN pusat, Rezky usai pemaparan tatacara PK 2020, Selasa (12/11).

Dikatakannya, dengan PK yang akurat akan menghasilkan data keluarga dan individu by name by address yang akan menjadi sasaran intervensi program yang dapat ditelusuri dari tingkat pusat, provinsi, kabupaten/kota, kecamatan, desa, sampai dengan tingkat RW/RT bahkan keluarga sebagai unit analisis terkecil.

Dengan melihat begitu pentingnya PK, maka pada tahun 2020 BKKBN akan kembali mengadakan PK yang akan dilaksanakan secara serentak untuk mendata seluruh keluarga di Indonesia.

“Hari ini kita hanya melakukan uji coba dengan mendata sampling untuk 40 warga, “kata Rezky.

Berdasarkan hasil evaluasi dari pelaksanaan PK tahun 2015, maka dilakukan perbaikan-perbaikan mulai dari tahapan persiapan, pelatihan/orientasi, pengorganisasian lapangan, metode pengumpulan dan pengolahan data.

Selain itu indikator dan variabel pada PK Tahun 2020 yang disusun mengikuti perkembangan program agar menghasilkan data yang berkualitas, mudah diakses dan dapat dimanfaatkan secara luas untuk intervensi program pembangunan berbasis keluarga.

” Hari ini kita uji coba di 3 desa di kabupaten Muara Enim ini, hasilnya akan dikumpulkan bersama dengan daerah lain, “ujarnya.

Ia menambahkan, PK 2020 secara serentak akan dilaksanakan pada 493.982 dusun/RW se-Indonesia memberdayakan lebih dari 1,34 juta kader KB untuk mendata 80 juta keluarga Indonesia.

Diakuinya, Pemutakhiran Basis Data Keluarga Indonesia (PBDKI) setiap tahunnya. Selain menampilkan indikator tahapan Keluarga, PK 2020 juga  akan mengumpulkan data untuk menyusun Indeks Pembangunan Keluarga (IPK) yang masuk sebagai sasaran Pembangunan Nasional dalam RPJMN.

Hasil PK  telah dimanfaatkan baik oleh BKKBN, Pemerintah Daerah (Provinsi dan Kabupaten/Kota) maupun Kementrian lainnya seperti KemenPUPR, Kementan, Kemendes dan lainnya. (May)

Hendri Zainuddin, Anggota DPD RI asal Provinsi Sumatera Selatan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here