Gran Fondo
Ketua PHRI Sumsel, Herlan Asfiuddin

PHRI Minta Tiap Elemen Jaga Kondisi Palembang

Palembang, Detik Sumsel – Untuk meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan yang datang ke Palembang, Perhimpunan hotel dan restoran Indonesia (PHRI) meminta agar seluruh elemen yang terkait, bisa menjaga kondisi yang kondusif di Palembang.

“Kita boleh menyuarakan sesuatu untuk perbaikan Palembang, tapi harus ditinjau terlebih dahulu, jangan karena segelintir orang yang mementingkan kepentingan pribadi. Palembang yang sudah mulai dilirik sebagai destinasi wisata kuliner saat ini harus tercoreng,” jelas Ketua PHRI Sumsel, Herlan Asfiudin, Kamis (11/10).

Ia menambahkan, perizinan dan kebijaka industri terus berubah. Beberapa tahun lalu izin hotel menjadi satu dalam bentuk izin tempat usaha pariwisata. Izin tempat usaha ini sudah termasuk izin lift, tempat karaoke, izin restoran menjadi satu. Tapi sekarang, untuk hotel dan restoran saja ada lebih kurang 30 izin yang harus diurus, ini yang terkadang pengusaha agak keteteran dalam hal pengurusan perizinan ini.

Baca Juga :   Pekan MTQ 2020 Ditutup, Kecamatan Sako Juara II Umum

“Ini soal kepentingan bersama, kalau terus kita jaga kondusif kota ini, bukan hanya hotel dan restoran yang maju, masyarakatnya juga akan merasakan dampaknya,” katanya.

Herlan menjelaskan, ribuan tenaga kerja lokal di hotel dan restoran ini bekerja dan memenuhi kebutuhan keluarga. Mereka tidak hanya memperjuangkan dirinya sendiri, melainkan keluarganya di rumah.
Bukan itu saja, dampak pembangunan kota saat ini juga salah satunya andil dari PAD dari PHRI.

“Ini tugas bersama, baik pemerintah, aparat, dan masyarakat. Mari samakan dulu kepentingan bersama. Kota yang sudah baik ini hendaknya dijaga, agar pelaku usaha bisa tetap berjalan, masyarakat banyak juga merasakan dampaknya,” ungkapnya.

Baca Juga :   Perusahaan Harus Siap Siaga Tanggulangi Tumpahan Minyak di Perairan

Soal perizinan, Herlan menyerahkan sepenuhnya kepada pihak terkait, semua pihak tentunya ingin yang terbaik. Namun, jika regulasi aturan ini terus diperbaharui, dan pihaknya bukan tanpa alasan tidak menerapkan beberapa point perizinan yang mash terus diperbaharui.

“Kita ingin semua pihak bersinergi, sebab ini bukan hanya tanggung jawab aparat, pemerintah, atau pelaku usaha itu sendiri. Namun juga masyarakat yang ada di dalamnya,” ucapnya. (May)

H. Hendri Zainuddin, Manager Sriwijaya FC

About Maya

Avatar

Check Also

Pentingnya Payung Hukum Bagi Perempuan dan Kekerasan Seksual

Palembang, Detik Sumsel – Setiap tanggal 25 November diperingati sebagai Hari Anti Kekerasan terhadap Perempun …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *