Pemprov
Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Sumsel Endang Tri Wahyuningsi (istimewa)

Petani padi di Sumsel kalah bersaing dengan palawija

#Sektor Tanaman Pangan Turun Diakhir Desember 2020

Palembang, Detik Sumsel – Nilai tukar pertanian (NTP) maupun nilai tukar usaha pertanian (NTUP) sub sektor tanaman pangan turun pada Desember 2020.

Hal ini membuktikan harga gabah ditingkat petani masih rendah sehingga petani belum menikmati untung karena harganya belum baik.

Kepala Badan Pusat Statistik Sumsel, Endang Triwahyuningsih mengatakan, subsektor tanaman pangan sebesar 92,52 atau turun 1,64 persen dari bulan November 2020 yang sebesar 94,06. Sementara NTUP subsektor tanaman pangan juga turun dari semula 93,64 persen menjadi 92,49 persen.

Endang menjelaskan indeks nilai tersebut menunjukkan bahwa harga yang diterima petani dari panen lebih rendah ketimbang harga yang dibayarkan petani, baik untuk konsumsi sehari-hari maupun untuk biaya produksi mengolah sawahnya.

Baca Juga :   Basarnas Terjunkan Personel Cari Remaja Tenggelam di Sungai Rawas

“Kalau hitung-hitungan untung rugi jelas harga yang didapat karena harga yang harus dikeluarkan lebih besar dari harga yang didapat,” ujar Endang, Rabu (20/01).

Endang mengatakan, petani padi di Sumsel masih kalah bersaing dengan petani palawija, seperti kacang tanah dan jagung, lantaran harga yang mereka terima lebih tinggi.

Bahkan dibanding sektor pertanian lainnya, seperti peternakan, perikanan dan tanaman perkebunan rakyat, NTP tanaman pangan yang paling rendah. Subsektor lainnya tersebut mendapat indeks lebih tinggi, ada pula yang sudah melampaui angka 100, seperti tanaman perkebunan rakyat.

Baca Juga :   Sawah Terendam, Petani di PALI Alih Profesi Nangkul Ikan

“Ini bisa jadi bahan analisa untuk pemangku kepentingan, karena kita inginnya petani sejahtera melalui panen yang mereka jual,” lanjutnya.

Salah satu petani di Mariana, Anang mengatakan, harga jual gabah masih dibawah Rp 5 ribu per kilo dan saat masa panen harganya jauh lebih anjlok lagi.

“Bersyukur saja, saat harga gabah turun sekarang, kualitas panen masih bagus. Sehingga masih cukup terbantu,” ujarnya.(May)

H. Hendri Zainuddin, KETUM KONI SUMSEL

About Maya

Avatar

Check Also

Duka Mendalam Selimuti Pemakaman Bupati OKU H Kuryana Aziz

Baturaja, Detik Sumsel – Duka mendalam dari pihak keluarga mengiringi Pemakaman Bupati Ogan Komering Ulu …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *