Gran Fondo
Wakil Ketua I KONI Sumsel Dhennie Zainal memberikan selamat kepada pengurus Pesti Sumsel.

Pesti Jadi Cabor ke-53 Anggota KONI Sumsel

Palembang, Detik Sumsel-Pengurus Provinsi (Pengprov) Persatuan Soft Tenis (Pesti) Sumsel akhirnya resmi menjadi bagian dari keluarga besar Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sumatera Selatan (Sumsel). Pesti menjadi cabang olahraga (Cabor) ke-53 dibawah KONI Sumsel.

Wakil Ketua Umum I KONI Sumsel Dhennie Zhainal meminta pengprov Pesti mulai bekerja, untuk melakukan pembinaan guna melahirkan atlet berbakat yang kelak bisa menjadi andalan Sumsel. Sosialisasi dari cabor soft tenis pun harus gencar di lakukan di kabupaten/kota.

“Selamat bekerja dan semoga soft tenis bisa menjadi andalan Sumsel nantinya,” ucapnya, Kamis (13/12).

Diungkapkan Dhennie, cabor Soft tenis menjadi salah satu dari lima cabor yang diusulkan masuk dalam Porprov di Prabumulih tahun 2019. Dalam waktu dekat ini, KONI, Pengprov dan tuan rumah bakal membahasnya secara khusus.

Baca Juga :   Penyebab Kematian Teknisi Heli Water Bombimg Peradangan Selaput Otak

“Jadi ada lima cabor yang masuk usulan supaya dipertandingkan di Porprov di Prabumulih 2019, itu akan kita bahas lagi dalam waktu dekat,” ujarnya.

Di tempat berbeda, Kabid Organisasi Pengorov Pesti Sumsel Marhendra Heradi mengungkapkan, jika pihaknya telah terjun ke kabupaten/kota beberapa bulan terakhir untuk mensosialisasikan cabor soft tenis ini.

Saat ini, Pesti Lahat, Lubuklinggau, Musi Banyuasin, Lahat, OKU, Muara Enim dan Palembang sudah terbentuk. Sebanyak tujuh Pengcab kabupaten/kota Pesti, sebenarnya telah memenuhi syarat untuk masuk dalam Porprov di Prabumulih 2019.

Baca Juga :   Waspadai Jalan Rusak Hingga Rawan Bencana di Jalur Ini

“Sebenarnya kita mau menjelaskan lebih rinci saat Rakor KONI Sumsel di Baturaja, tapi terkendala waktu. Mungkin dilain kesempatan,” ucapnya.

Bendara Pengprov Pesti Sumsel Bakhti Prawira menambahkan, meski Pengprov Pesti ini baru dilantik, tapi sebenarnya cabor soft tenis bukanlah pendatang baru.

Sebelumnya, bahkan atlet Sumsel telah sempat turun di Kejurnas di Jakarta dan berhasil menyabet empat medali perunggu.

“Artinya atlet kita punya potensi, jika terus dilatih maka bisa meraih medali emas di event lainnya. Sekarang kita ada 15 atlet binaan yang punya potensi,” ungkapnya. (Iyop)

H. Hendri Zainuddin, Manager Sriwijaya FC

About Iyop DS

Avatar

Check Also

Dua Jam Api Berkobar, Sembilan Rumah Jadi Arang

Palembang, Detik Sumsel — Kebakaran hebat melanda pemukiman padat penduduk di Jalan Kiai Marogan Kecamatan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *