Gran Fondo
Kasi B3 Dinas Lingkungan Hidup Lahat, M Khairul. Foto Heru/DS.

Perusahaan Suka Telat Sampaikan Laporan

Lahat, Detik Sumsel — Dalam rangka pentaatan pengolaan limbah B3 (bahan, berbahaya, beracun), juga guna melakukan inpentarisasi data untuk menyusun program B3 skala Kabupaten Lahat. Kasi B3 Dinas Lingkungan Hidup Lahat, M Khairul, lakukan monitoring ke sejumlah perusahaan batubara di Lahat.

Salah satu perusahaan yang sudah dimonitoring yakni PT BAU (Bara Alam Utama), Jumat (23/10) lalu. Menurut Khairul, PT BAU salah satu perusahaan yang taat terkait aturan B3. Bahkan untuk peralatan penangulangan kondisi darurat, PT BAU sudah memiliki tangki penyimpanan B3.

Baca Juga :   Mako Polairud Polda Sumsel Sediakan Wifi Gratis untuk Pelajar

“Kita cek jenis limbah apa saja yang disimpan di TPS B3. Data ini penting, agar bisa menyusun program kabupaten,” kata Khairul, mewakili Kepala DLH Lahat, Ir Agus Salman, Minggu (25/10).

Lanjut Khairul, sesuai Permen LH No 12 Tahun 2020, tentang penyimpanan limbah B3, tempat penyimpanan B3 harus merujuk pada 3 hal. Yakni lokasi penyimpanan, peralatan penanggulangan keadaan darurat, dan fasilitas penyimpanan limbah B3.

“Untuk lokasi penyimpanan, syaratnya bebas banjir, dan tidak rawan bencana seperti longsor, bahaya gunung berapi dan lainnya. Sehingga berpotensi bisa merusak lingkungan skala luas,” jelasnya.

Baca Juga :   Serius Tangani Covid 19, Bupati Bagikan Tandon Air

Khairul berharap, melalui monitoring ini seluruh perusahaan di Kabupaten Lahat, taat dengan aturan pengolaan B3. Baik dari izin hingga praktek di lapangan, termasuk TPS hingga tata cara penampungan B3.

“Pada prinsipnya mereka (perusahaan) taat dengan aturan B3, tapi suka telat bahkan enggan memberikan laporan. Yang kita inginkan, limbah B3 ini jangan sampai merusak lingkungan,” ucap Khairul. (heru).

H. Hendri Zainuddin, Manager Sriwijaya FC

About Heru Senovlan

Avatar

Check Also

Update COVID-19 Muba: Nihil Penambahan Kasus

Sekayu, Detik Sumsel – Gugus Tugas Penanganan COVID-19 Muba, Minggu (29/11) mengkonfirmasi nihil penambahan kasus …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *