Penghapusan Denda dan Bunga Pajak Kendaraan oleh Pemprov Sumsel
Puluhan masa saat menduduki gerbang PT GTU. Foto Heru/DS

Perundingan Gagal, Puluhan Masa Duduki Gerbang PT GTU

Lahat, Detik Sumsel — Buntut dari dimutasinya 2 karyawan dari PT Sriwijaya Distribusindo Raya (PT SDR), (28/10) lalu. Ditambah PHK sepihak terhadap 19 Karyawan PT SDR, dan upah karyawan yang tidak sesuai dengan UMP oleh PT GTU. Puluhan karyawan dari dua perusahaan begerak dibidang distributor makanan dan minuman itu, lakukan aksi mogok kerja.

Aksi yang dilakukan lebih dari 40 orang, ditengah rintik hujan itu, dipusatkan persis di depan gerbang masuk gudang PT GTU, di Jl lintas Sumatera, Desa Lebuay Bandung, Kecamatan Merapi Timur, Lahat. Akibatnya, aktifitas distribusi produk wings ini pun jadi tidak berjalan.

Baca Juga :   Dua Mahasiswa Ini Ciptakan Alat Hitung Cepat bagi Siswa SD

“Ini bentuk kekecewan teman-teman kita, atas tindakan yang dilakukan manajemen. Seperti, gagalnya perundingan, bipartite antara DPC SBSI dengan PT SDR yang diduga melakukan Union Busting,” ujar Herwinsyah, Ketua DCP Serikat buruh sejahtera Indonesia (SBSI) Lahat, Selasa (6/11).

Sayangnya, hingga berita ini dimuat sekitar pukul 13.60 WIB, belum ada satu pun pihak perusahaan yang memberikan penjelasan. Masa bahkan mengancam, jika hingga petang nanti belum juga ada penjelasan dari pihak perusahaan. Masa berencanaakan melakukan aksi damai hingga ke Kantor Gubernur.

Baca Juga :   Kominfo Inisiasi SK Walikota Tentang Informasi Publik Pengecualian

“Kalau tidak ada penyelesaian atau solusi, kita akan lakukan aksi damai bersama seluruh anggota SBSI Sumsel,” ujarnya.

Sementara, Kapolsek Merapi, AKP Herli Setiawan mengatakan, aksi ini mungkin bentuk kekesalan karyawan terhadap perusahaan. Pihaknya tidak melarang adanya aksi, namum menghimbau massa agar tidak berbuat anarkis.

“Pihak perusahaan dengan perwakilan massa, harus berunding. Kita bakal terus mengawal jalannya aksi ini,” kata Herli. (heru)

H. Hendri Zainuddin, Manager Sriwijaya FC
Lakukan Penukaran Uang

About Heru Senovlan

Avatar

Check Also

Industri Keuangan Sumsel Terus Menunjukkan Trend Positif

Palembang, Detik Sumsel – Pandemi covid-19 membuat ekonomi Indonesia pada triwulan 1 -2020 terkoreksi cukup …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *