Iklan
Pemprov
Kabid Pemerintahan dan Pembangunan SDM Bappeda Lahat, Dedi Supriadi SE, Heru/DS.

Pernikahan Dini Pemicu Anak Stunting

Lahat, Detik Sumsel – Selain pola asuh yang kurang baik, akses layanan kesehatan yang terbatas, minimnya makanan bergizi hingga akses air bersih dan sanitasi, pernikahan dini rupanya juga jadi pemicu adanya anak stunting.

Untuk itu, guna mencegah timbulnya anak stunting akibat pernikahan dini, Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kabupaten Lahat sudah memberikan penjelasan kepada Kemenag Kabupaten Lahat, agar mampu tegas menjalankan aturan batas minimal usia pasangan menikah.

“Karena menurut hasil penilitian, wanita yang menikah saat usia dini reproduksinya masih kategori belum mapan,” kata Kepala Bappeda Lahat, Feriyansyah Eka Putra ST MT, melalui Kabid Pemerintahan dan Pembangunan SDM, Dedi Supriadi SE, Minggu (23/5).

Baca Juga :   Gunakan Helikopter Basarnas, Menhub dan Menteri PUPR Tinjau Sarana Mudik Lebaran 2019

Menurut Dedi, pencegahan stunting ini juga bisa dilakukan oleh pihak Kemenag Lahat, dengan cara menegaskan larangan menikah usia dini, dan mengempanyekan potensi lahirnya anak stunting akibat menikah usia dini. Baik dilakukan melalui ceramah, maupun pada saat khutbah nikah bagi pasangan calon pengantin.

“Pencegahan anak stunting ini memang harus dilakukan sejak awal, kalau bisa sejak sebelum pembuahan si orang tua sudah mengkonsumsi makanan yang bergizi, sampai ke pola asuh anak. Karena anak stunting tidak 100 persen berada di rumah tangga miskin,” jelas Dedi.

Baca Juga :   Animo Meningkat, Dapur Umum Siapkan 500 Bungkus Nasi

Untuk saat ini berdasarkan data Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) Dinas Kesehatan Lahat, masih ada sekitar 250 balita di Kabupaten Lahat yang mengalami stunting, dengan wilayah tertinggi berada di Kecamatan Kota Lahat dan Merapi Area. (heru)

H. Hendri Zainuddin, KETUM KONI SUMSEL

Check Also

Polda Sumsel Siap Sukseskan Program Presiden Satu Juta Vaksin Perhari

Palembang, Detik Sumsel — Guna menyukseskan program Presiden satu juta vaksin perhari se Indonesia. Polda …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *