Iklan

Detik
Pemprov
Perangkat Desa di Ogan Ilir Diberhentikan Massal
Perangkat Desa di Ogan Ilir Diberhentikan Massal

Perangkat Desa di Ogan Ilir Diberhentikan Massal

Indralaya, Detik Sumsel – Sejumlah perangkat desa dari 24 desa di delapan kecamatan di Kabupaten Ogan Ilir mendatangi Komisi I DPRD Ogan Ilir usai diberhentikan secara massal pada Senin (02/03). Kedatangan mereka disambut langsung Sekretaris Komisi I DPRD Ogan Ilir, M Ikbal serta anggota lainnya.

“Kami hari ini menerima kedatangan perangkat desa di Kabupaten Ogan Ilir yang saat ini diberhentikan oleh kades terpilih yang dinilai cacat secara hukum,” kata M Ikbal.

Ia menambahkan, dari 24 desa, ada lima yang perangkat desanya sudah sesuai prosedur bisa diberhentikan oleh kades tersebut.

“Ya, hanya ada lima desa yang perangkat desanya diberhentikan sah secara hukum. Selaim itu semuanya cacat hukum karena tidak sesuai dengan aturan Mendagri No 83 tahun 2015 tentang Pengangkatan dan Pemberhentian Perangkat Desa,” terangnya.

Baca Juga :   Penerimaan CPNS Lahat Selesai, Cik Ujang: Insya Allah Tidak Ada Dusta Diantara Kita

Pihaknya sudah melakukan pemanggilan terhadap camat untuk menanyakan langsung terkait pemberhentian tersebut.

“Tadi kita juga sudah memanggil camat untuk menanyakan langsung perihal tersebut, bagi perangkat desa yang diberhentikan kades tidak sesuai aturan, akan dikembalikan kembali jabatannya,” ucapnya.

Saat disinggung alasan pemberhentian tersebut, diduga karena adanya unsur dendam pada saat Pilkades tahun kemarin.

Sementara itu, Ketua Persatuan Perangkat Desa Indonesia (PPDI) OI, Azhari mengatakan, pihaknya beserta perangkat lainnya menginginkan dikembalikan jabatannya.

“Kami menginginkan jabatan lama kembali karena pemberhentian perangkat desa ini oleh Kades terpilih secara sepihak tidak melalui prosedur,” katanya.

Baca Juga :   Satgas Covid-19 Tegur Manajemen BNI Kayuagung

Beberapa perangkat desa yang diberhentikan tersebut berasal dari Desa Kandis, NTB, Segayam Pemulutan Selatan, Mayapati, Aurstanding, Kandis I, Sukapindah, Talang Balai, Ulak Kerbau Baru, Kuang Dalam Timur, Burai, Sentul, Tanjung Atap, Tanjung Pinang II, Tanjung Tambak, serta Tanjung Baru Petai.

“Kami berharap pihak DPRD OI bisa menyelesaikan permasalahan internal yang ada di desa ini dengan cepat,” harapnya. (AL)

H. Hendri Zainuddin, KETUM KONI SUMSEL

About Jamaluddin

Avatar

Check Also

Lubang di Jalur Perkantoran Pemkot Pagaralam Bahayakan Pengendara

Pagaralam, Detik Sumsel- Sebagai salah satu akses jalan menuju Pusat Perkantoran Pemerintah Kota Pagaralam, tepatnya …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *